BINTUHAN,BE-Sejumlah petani kopi di Kabupaten Kaur mulai mengeluh, pasalnya harga jual kopi bagi petani tak senikmat rasanya. Merosotnya harga jual berimbas terhadap penghasilan petani. Padahal sebagain besar petani masih menggeluti dan meyakini tanaman kopi sebagai salah satu tanaman menjanjikan. Harga kopi bertahan Rp 18 ribu perkilogram itupun harga yang sudah dibeli oleh para tengkulak. Sedangkan untuk pembeli berada di daerah terpencil jauh dari harga tersebut. Ironisnya lagi untuk membawa biji kopi tersebut turun dari lokasi perkebunan memerlukan biaya mencapai Rp 2 ribu perkilogram. “Harga kopi saat ini memang sedang tidak stabil salah satu penyebabnya permainan para pembeli kopi yang ingin meraup keuntungan lebih,” ujar jafri (20) petani kopi menggarap di wilayah Arga Mulya, Kecamatan Maje. Dia yang merupakan warga desa Batu Lungun Kecamatan Nasal ini mengaku, beruntung karna sudah memiliki kendaraan sendiri. Sehingga hasil panen diangkut sendiri menggunakan motor sendiri. Sehingga bisa menekan angka pengeluaran. “Saya warga Batu lungun, namun berkebun di Arga Mulya (Eks Air Bacang). Saya angkut sendiri hasil panen dan dijual harganya saja saat ini sudah mulai naik-turun,\" katanya. Pada minggu terakhir harga Rp 18 ribu tapi dua hari terakhir mulai merosot hingga Rp 17 ribu usai panen biasnya akan mengalami penurunan lagi drastis. “Kami mohon agar pemerintah secepatnya membangun akses jalan menuju sejumlah desa daerah terpencil,” tutupnya.(618)
Harga Kopi Tak Senikmat Rasanya
Kamis 31-07-2014,19:16 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,13:43 WIB
Kesiapan Bengkulu Hadapi Ancaman Megathrust Terus Diperkuat Lewat Simulasi
Minggu 19-04-2026,13:33 WIB
Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Partai Kebangkitan Bangsa Lewat Dukungan Pembangunan
Minggu 19-04-2026,13:54 WIB
Warga Bengkulu Meriahkan Besurek Night Carnaval 2026: Pesona Budaya Memancar di Pusat Kota
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Terkini
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB
Luar Biasa! SPPG Padang Lebar Jadi Role Model Dapur Gizi Modern dan Ramah Lingkungan
Minggu 19-04-2026,19:01 WIB
Dari Lokal ke Digital, UMKM Bengkulu Selatan Siap Bersaing
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,14:52 WIB