LEBONG UTARA,BE - Pawai takbiran pada malam menyambut Idul Fitri 1435 H di Kabupaten Lebong pada (27/7) lalu diwarnai oleh suara bising dari knalpot kendaraan roda dua. Bahkan ratusan kendaraan roda dua yang ikut dalam pawai takbiran tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang dari depan Hotel Pangeran hingga jembatan Paymbik Kecamatan Amen. Hal tersebut membuat hikmah dari takbiran yang menyebutkan kalimat takbir menjadi hilang. Pasalnya, suara gema takbir yang dikumandangkan seakan hilang, yang terdengar hanya suara bising yang keluar dari ribuan knalpot kendaraan roda dua yang ikut dalam takbiran tersebut. \"Malam takbiran keliling kali ini saya rasa kurang hikmah, soalnya kumandang kalimat takbir tidak terdengar lagi karena kalah dengan suara bising dari knalpot motor yang ikut pawai takbiran keliling tersebut,\" ungkap tokoh masyarakat Kecamatan Bingin Kuning Najamudin kepada BE saat malam takbiran lalu. Dikatakan Najamudin, padahal sebelumnya, Pemerintah telah mengumumkan dan melarang kepada seluruh kendaraan roda dua untuk mengikuti takbir keliling. Namun kenyataannya saat takbiran sekitar kurang lebih dua ribu kendaraan dengan menggunakan knalpot racing memenuhi pawai takbiran tersebut. \"Ya memang sulit untuk mencegah kendaraan roda dua untuk mengikuti pawai takbiran keliling, tapi kalau dari pemerintah dan pihak kepolisian tegas hal tersebut bisa dicegah,\" katanya. Berdasarkan pantauan dilapangan, ribuan kendaraan yang mengikuti pawai takbiran keliling tersebut awalnya menunggu iring-iringan takbiran kendaraan roda empat yang bergerak dari depan Kantor Bupati Lebong Kecamatan Lebong Atas di Terminal Muara Aman. Saat iring-iringan kendaraan roda empat lewat secara otomatis ribuan kendaraan yang telah lama menunggu di terminal tersebut langsung ikut pawai dibelakang iring-iringan roda empat tersebut hingga menyebabkan arus lalu lintas menjadi macet. Kemudian, hampir disetiap simpang ada kendaraan roda dua yang telah menunggu untuk mengikuti takbiran seperti di simpang semelako, simpang garut dan beberapa lokasi lainnya hingga iring-iringa kendaraan roda dua mencapai panjang seitar 2 Km. \"Saya tadi sempat terjebak macet karena banyaknya iring-iringan motor yang ikut takbiran. Saya bersama keluarga baru sampai dari Jakarta untuk mudik ke Lebong. Sekitar setengah jam saya nunggu iring-iringan motor itu habis, baru saya bisa melanjutkan perjalanan untuk sampai dirumah saudara,\" ucap Herman yang ditemui dipasar Muara Aman usai takbiran.(777)
Ratusan Motor Sebabkan Macet
Kamis 31-07-2014,13:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,09:46 WIB
Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Modem 5G Disebut Jadi Pembeda
Senin 21-09-2026,09:54 WIB
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang, Jorge Martin Geser Marc Marquez dari Puncak
Senin 21-09-2026,09:41 WIB
Tips Memilih Cleansing Balm yang Tepat, Makeup Bersih Tanpa Ganggu Skin Barrier
Senin 21-09-2026,09:35 WIB
Disebut Kebal Santet, 5 Weton Ini Konon Memiliki ‘Benteng Gaib’ Sejak Lahir
Senin 21-09-2026,09:30 WIB
Hadapi Dampak El Nino, Kementerian PU Tangani Karhutla dan Kekeringan di 3 Provinsi
Terkini
Senin 21-09-2026,20:25 WIB
Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium, Resky YH Kunci Juara Nasional Indonesia Junior Talent Cup U-15
Senin 21-09-2026,18:29 WIB
Penataan Parkir di Pasar Panorama Bengkulu Berujung Kesepakatan, Titik 28 dan 29 Tak Lagi Tumpang Tindih
Senin 21-09-2026,18:28 WIB
Polda Bengkulu Tangkap Dua Bidan, Diduga Jalankan Bisnis Suntik Putih Ilegal Selama Tiga Tahun
Senin 21-09-2026,18:26 WIB
Dosen dan Mahasiswa FT UNIB Inovasi Sistem Informasi Bank Sampah di Kelurahan Lempuing
Senin 21-09-2026,16:08 WIB