ARGA MAKMUR, BE -Kapolres BU AKBP Ahmad Tarmizi SH juga mengimbau kepada anggotanya untuk mengawasi adanya penimbunan BBM selama labaran. Pasanlnya dikhawatirkan ada oknum yang memanfaatkan situasi melakukan penimbunan BBM. Adanya pengawasan ketat ini diharapkan lebaran idul fitri 1435 H berjalan aman dan kondusif. Masyarakat diminta melaporkan jika ada kejanggalan terhadap penimbunan BBM dibeberapa SPBU yang ada di Kabupaten BU. \"Kita sudah mulai perketat keamanan dan pengawasan, pengawasan BBM penting jangan ada yang menimbun BBM. Kalau ada laporan dan tertangkap tangan tentu akan kita proses, kepada masyarakat jika ada yang tidak beres silahkan lapor polisi,\" tandas Kapolres. Sementara untuk SPBU yang ada di Desa Datar Ruyung, Manager operasional SPBU Idrismemastikan H-1 lebaran ini hingga H-7 lebaran dipastikan stok untuk BBM aman. \"Kita pastikan BBM aman, dan sampai saat ini BBM kita aman,\" ujarnya. Lain halnya dengan SPBU di Putri Hijau diakui Ali (42) warga Suka Makmur Putri Hijau BBM di SPBU tersebut sempat mengalami kekosongan BBM beberapa hari lalu. Saat ini BBM di SPBU tersebut juga sering kosong dengan alasan habis, karena lokasi tersebut merupakan jalan lintas. Diharapkan hal ini menjadi perhatian pemerintah akan kebutuhan BBM dijalan lintas tersebut. (117)
Awasi Penimbunan BBM
Sabtu 26-07-2014,17:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,13:59 WIB
Diguyur Hujan, Upacara Hari Bhayangkara di Polres Mukomuko Tetap Khidmat
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB