BENGKULU, BE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu memberikan imbauan agar para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Panorama, tidak lagi berjualan di badan jalan. Bila imbauan ini diabaikan, Satpol PP menyatakan akan melakukan pembongkaran paksa. \"Kita sudah memberikan beberapa kali teguran, baik secara lisan maupun tulisan. Kalau sampai beberapa kali imbauan tetap diacuhkan, maka kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pembongkaran paksa, dan sanksi pidana bagi PKL yang membandel,\" kata Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat pada Satpol PP Kota Bengkulu, Zaharudin SH, kemarin. Menurutnya, semakin padatnya jalanan di sekitar Pasar Panorama, karena semakin menjamurnya lapak yang digelar PKL di tepian jalan. Ia membeberkan, telah banyak keluhan masyarakat yang sampai kepada mereka mengenai macetnya beberapa ruas jalan karena lapak-lapak yang digelar PKL. \"Harapan kita para PKL itu dapat menertibkan sendiri dagangannya. Dengan demikian tidak perlu lagi kita paksa,\" paparnya. Anggota Komisi III DPRD Kota Benkulu, Sofyan Hardi SE, menilai tindakan Satpol PP yang mengancam akan melakukan pembongkaran paksa tersebut, adalah bentuk arogansi pemerintah. \"Bukan berarti saya tidak setuju dengan ketertiban dan keteraturan. Tapi ini soal tugas dan tanggungjawab pemerintah terhadap rakyatnya. Kita tidak boleh berbuat arogan kalau memang mereka tidak diperkenankan,\" ujar Sofyan. Menurut Sofyan, sudah seharusnya Pemerintah Kota Bengkulu mencarikan solusi yang tepat dan bisa diterima oleh setiap PKL, agar penertiban tersebut dapat berlangsung tertib dan aman. \"Penertiban dan pembongkaran paksa itu kan sudah pernah dilakukan, sempat berhasil, dan kini para PKL kembali lagi. Ini artinya pembongkaran paksa pun gagal. Kalau masih mau ngotot menggunakan cara yang sama, pemerintah berarti sengaja menjatuhkan diri di lubang yang sama, PKL yang sengsara,\" tukasnya. Sofyan mengimbau kepada pemerintah untuk mendirikan pasar tradisional yang baru bagi para PKL tersebut. Ia juga berharap agar pemerintah juga dapat menggenapi janji untuk meramaikan Pasar Barukoto II. \"Pedagang itu intinya cari yang ramai saja kok. Kalau ada tempat baru yang lebih representatif, yakin mereka pasti bersedia pindah,\" pungkasnya. (009)
Bandel, Bongkar Paksa
Minggu 20-07-2014,15:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 06-08-2026,16:56 WIB
Tiga Guru SD IT Rabbani Mengaku Diberhentikan, Pihak Sekolah Sebut Berdasarkan Evaluasi Kinerja
Kamis 06-08-2026,11:20 WIB
NADI JKN, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN
Kamis 06-08-2026,13:54 WIB
Putusan PHI Sudah Inkrah, PT RAA Belum Bayar Hak Mantan Karyawan
Kamis 06-08-2026,13:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Tinjau Cek Kesehatan Gratis, Lebih dari 2.000 Siswa dan Wali Murid Ikut Pemeriksaan
Kamis 06-08-2026,13:46 WIB
Dedy Wahyudi: Tenaga Kerja Aset Perusahaan, Pelaku Usaha Diminta Pastikan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Terkini
Kamis 06-08-2026,21:12 WIB
Astra Motor Buka Lowongan Unit Warehouse Administrator, Simak Syaratnya
Kamis 06-08-2026,21:05 WIB
Jangan Asal Miring, Ini Tips Menikung yang Aman Saat Berkendara
Kamis 06-08-2026,16:56 WIB
Tiga Guru SD IT Rabbani Mengaku Diberhentikan, Pihak Sekolah Sebut Berdasarkan Evaluasi Kinerja
Kamis 06-08-2026,16:50 WIB
Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Dimutasi, Anton Delianto Gantikan Posisinya
Kamis 06-08-2026,16:40 WIB