JAKARTA,BE - Mahalnya biaya dan berbelitnya proses perizinan untuk pembangunan rumah murah, menjadi salah satu kendala yang dikeluhkan pengembang dalam membangun rumah murah di daerah. Wakil Ketua Bidang Perizinan Real Estat Indonesia (REI) Moroed menyebut, perizinan yang ada saat ini sangat memberatkan pengembang-pengembang di daerah dalam membangun rumah murah. Dia menilai, seharusnya kebijakan otonomi daerah harus ditinjau kembali. Hal ini dikarenakan besaran biaya perizinan tiap daerah selalu berbeda-beda. \"Untuk mengurus perizinan itu mahal, bisa 15 persen dari harga jual. Atau sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Banyak yang harus diurus mulai dari izin lokasi, izin UKL, RT, RW , Lurah , Camat dan lain-lain. Dan itu sangat merepotkan,\" ucap dia pada Okezone dalam acara Buka Puasa Bersama REI di Hotel Century, Jakarta, baru-baru ini. Dia menyebut, seharusnya biaya perizinan pembangunan rumah murah itu maksimal sekira 5 persen saja dari harga jual. Oleh karena itu, dengen terpilihnya Menpera yang baru nanti, ia berharap ke depannya Menpera yang baru mampu menyelesaikan masalah ini. Tentunya, jika perizinan pembangunan rumah dipermudah atau bahkan gratis akan banyak lagi pengembang yang bersemangat membangun rumah murah. Dengan begitu backlog di Indonesia pun dapat diatasi. (***)
Murah yang Berbelit & Mahal
Rabu 16-07-2014,21:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 10-09-2026,11:09 WIB
Jangan Biarkan Sneakers Putih Kusam! Begini Cara Merawatnya agar Tetap Bersih
Kamis 10-09-2026,10:56 WIB
Bikin Penampilan Makin Fresh, Ini Warna Outfit yang Lagi Cocok Dipakai Sehari-hari
Kamis 10-09-2026,18:20 WIB
ASN dan Pensiunan Jadi Perhatian Helmi Hasan, Taspen Diminta Perkuat Pelayanan
Kamis 10-09-2026,11:26 WIB
Tren Fashion Lama Kembali, Kenapa Gaya Retro Makin Digemari Anak Muda?
Kamis 10-09-2026,13:17 WIB
Pernah Mengalami Momen yang Terasa Familiar? Ini Penjelasan tentang Déjà Vu
Terkini
Kamis 10-09-2026,18:29 WIB
Konferwil AMSI Bengkulu Tetapkan Alwin Feraro sebagai Ketua Periode 2026-2030
Kamis 10-09-2026,18:20 WIB
ASN dan Pensiunan Jadi Perhatian Helmi Hasan, Taspen Diminta Perkuat Pelayanan
Kamis 10-09-2026,18:19 WIB
Pemkot Bungkulu Siapkan Skema Dana Kelurahan untuk Pengadaan Tenda di TPU
Kamis 10-09-2026,17:50 WIB
Temui Gubernur Helmi Hasan, PGRI Provinsi Bengkulu Bahas Nasib dan Masa Depan Guru
Kamis 10-09-2026,17:49 WIB