BENGKULU, BE - Para pedagang pasar tradisional se-Provinsi Bengkulu menuntut kepada Pemerintah Kota untuk merealisasikan janji revitalisasi pasar. Tuntutan tagih janji ini mereka sampaikan seiring dengan telah disahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 07 Tahun 2013 tentang Retribusi Pelayanan Pasar. \"Janjinya retribusi itu untuk membangun pasar. Karena retribusi itu sudah diterapkan, kami juga minta agar revitalisasi mulai dijalankan. Kalau tidak ada revitalisasi, lama-lama pasar kita ini bisa mati,\" kata Wawang Nurnaningsih (30), salahsatu pedagang Pasar Minggu, kemarin. Senada disampaikan Edi Firmansyah (34), pedagang Barukoto II, ia menuntut agar Pemerintah Kota merealisasikan janji untuk membangun sejumlah infrastruktur di pasar itu. \"Kami sebenarnya sudah banyak dirugikan sejak relokasi dari Pasar Subuh. Yang utama disini ini jalan untuk naik ke lantai 2 dan angkot yang jarang masuk. Dulu kepada kami pemerintah berjanji akan memenuhi keduanya. Tapi langsung ke lantai 2 sangat penting karena berat sekali bagi kami kalau harus membawa dagangan dengan tangga,\" paparnya. Demikian juga disampaikan Mei Santi (32), salahsatu pedagang Pasar Panorama. Menurutnya, Pasar Panorama merupakan pasar yang paling ramai sekaligus pasar yang paling berantakan. \"Sebenarnya kan katanya sudah ada program pembangunan tahap ketiga. Itu saja dijalankan. Masak proyeknya terbengkalai pemerintah diam saja. Pemerintah yang sejak awal mengusulkan kepada kami tapi setelah kami setujui malah pembangunannya nggak selesai-selesai,\" ungkapnya. Untuk melakukan revitalisasi atas seluruh pasar tradisional se Kota Bengkulu, pemerintah membutuhkan anggaran ratusan miliar. Misalnya, sedikitnya dibutuhkan Rp 22 miliar untuk merevitalisasi gedung Pasar Minggu bertingkat. Pemerintah memberlakukan Perda Nomor 07 Tahun 2013 tentang Retribusi Pelayanan Pasar agar pembangunan pasar tradisional dapat dilaksanakan. (009)
Janji Revitalisasi Pasar Ditagih
Selasa 08-07-2014,13:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-07-2026,18:05 WIB
Gengsi Akreditasi Berujung Buntung, Madrasah di Mukomuko Terancam Kehilangan Bantuan Pusat
Kamis 09-07-2026,17:46 WIB
Kasus Suap Rekrutmen PHL PDAM Bengkulu Bergulir ke Babak Baru, Polda Tetapkan Empat Tersangka Lagi
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Kamis 09-07-2026,17:55 WIB
360 Calon Siswa Belum Dapat Sekolah, Dikbud Bengkulu Siapkan Distribusi ke 7 Sekolah Negeri dan Program PJJ
Kamis 09-07-2026,17:43 WIB
Polda Bengkulu Kembangkan Kasus Repacking Minyakita, Calon Tersangka Baru Mulai Terendus
Terkini
Kamis 09-07-2026,18:06 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Genjot PAD, Maksimalkan 13 Sektor Pajak dan Retribusi
Kamis 09-07-2026,18:05 WIB
Gengsi Akreditasi Berujung Buntung, Madrasah di Mukomuko Terancam Kehilangan Bantuan Pusat
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Kamis 09-07-2026,17:59 WIB
Rumus Institute Beberkan Siasat Pabrik Sawit di Mukomuko Dapat 900 Kg Buah Gratis Per Truk
Kamis 09-07-2026,17:57 WIB