BENGKULU, BE - Keinginan Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd mempriotaskan putra daerah pada penerimaan CPNS tahun ini, sulit direalisasikan. Pasalnya, pendaftaran dilakukan sistem online sehingga bisa diikuti oleh semua putra-putri di seluruh Indonesia yang memenuhi syarat. \"Kita masih menunggu regulasi tertulis dari Kemenpan tentang dibolehkan membatasi peserta dari luar daerah. Sepanjang belum ada pernyataan Kemenpan hitam di atas putih, maka prioritas putra daerah itu sulit direalisasikan,\" kata Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Tarmizi BSc SSos saat diwawancarai, kemarin. Disisi lain, kata Tarmizi, jika Pemprov membatasi peserta dari luar, maka putra-putri Bengkulu juga tidak bisa mengikuti test di daerah lain. Sementara undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) diatur bahwa PNS diproyeksikan tidak ada lagi PNS daerah, melainkan semuanya disamakan, yakni PNS Indonesia. Sehingga bisa dipindahkan ke pemerintah daerah lain berdasarkan kebutuhan. \"Ke depan tidak ada lagi perbedaan PNS daerah dan PNS pusat, semuanya disamakan,\" ujar Tarmizi. Disinggung mengenai kemungkinan putra daerah atau lulusan Perguruan Tinggi yang ada di Bengkulu akan kalah bersaing dengan peserta lulisan perguruan tinggi dari luar, Tarmizi mengaku optimis bahwa kualitas lulusan Perguruan Tinggi di Provinsi Bengkulu tidak berbeda jauh dengan kualitas lulusan Perguruan Tinggi dari luar Bengkulu. \"Jangan remehkan kemampuan putra daerah Bengkulu, buktinya 7 dari 10 CPNS yang lulus tahun lalu merupakan putra asli Bengkulu dan lulusan perguruan tinggi di Bengkulu,\" terang Tarmizi. Kendati dibebaskan peserta dari luar, lanjutnya, bukan berarti peserta bisa mendaftar dan mengikuti test lebih dari satu pemerintahan. Karena sistem pendaftaran online menggunakan protek, sehingga peserta tidak bisa mendaftar di dua instansi. \"Kalau calon peserta itu sudah mendaftar di suatu pemerintahan, namun tiba-tiba ia ingin mendaftar lagi di pemerintahan lainnya, maka langsung keluar tulisan bahwa ia sudah terdaftar sebagai peserta CPNS,\" urainya. Selain itu, sambungnya, kemenpan juga merencanakan pendaftaran dengan menggunakan E-KTP. Sehingga peserta yang ingin mendaftar lebih sekali akan langsung ketahuan. \"Tapi semua itu masih rencana, karena sampai hari ini (kemarin,red) belum ada regulasi resmi dari kemenpan,\" pungkasnya.(400)
Prioritas Putra Daerah Sulit Terealisasi
Sabtu 05-07-2014,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB