MUKOMUKO, BE – Pengawasan aktifitas perusahaan di Kabupaten Mukomuko, khususnya yang diduga telah mencemari udara belum pernah dilakukan pemerintah setempat. Seharusnya pemerintah melalui instansi terkait melakukan pengawasan itu. \"Apakah asap pabrik yang dikeluarkan itu mencemari udara atau tidak, harus dilakukan pengawasan dan pengecekan,\" tegas Ketua Gabungan Petani Sawit (GPS) Kabupaten Mukomuko, Khairul Siregar, ketika dikonfirmasi Bengkulu Ekspress. Pasalnya, perusahaan tersebut mengeluarkan asap dari cerobong pabrik. Dikarenakan ada aturan yang mengatur terkait hal tersebut, semestinya pemerintah daerah turun tangan. Hal itu menjadi tugas dan fungsi dari instansi terkait dalam melakukan pengawasan. Sejak perusahaan berdiri, banyak izin yang harus dilengkapi, termasuk izin lingkungan hidup. “ Setahu saya tidak ada pengawasan mengenai asap yang dikeluarkan dari cerobong milik perusahaan yang ada didaerah ini,” katanya. Padahal, asap yang dikeluarkan dari cerobong tersebut tak hanya saat mengolah tandan buah segar saja. Pembakaran tandan kosong kelapa sawit, juga menghasilkan asap pembakaran. Bahkan hal itu banyak menjadi keluhan masyarakat khususnya di Penarik. “Masyarakat ditempat saya tinggal sudah lama mengeluhkan asap tersebut. Hanya saja , hingga saat ini belum ada pengawasan hingga penertiban yang dilakukan pihak terkait,” demikian Khairul. (900)
Hentikan Pencemaran Udara
Kamis 03-07-2014,18:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB
DPRD Soroti Seleksi 11 JPT Pratama Pemkot Bengkulu, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pejabat
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,17:15 WIB
Pemkot Bengkulu Tetapkan Tarif Resmi Parkir Wisata, Polisi Siap Tindak Pungli
Selasa 24-03-2026,17:23 WIB
Pungli di Jalur Pantai Seluma Viral, Kapolres Langsung Bertindak
Terkini
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,19:01 WIB
Diduga Diintimidasi dan Tak Terima Hak, Lima Karyawan SPBU di Bengkulu Mengadu ke Disnaker
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,18:50 WIB