PUT, BE - Sebanyak 32 ton Premium dan 16 Ton Solar perhari disiapkan oleh SPBU Tanjung Sanai yang terletak di Jalan Lintas Curup - Lubuk Linggau Desa Tanjung Sanai 2 Kecamtan Padang Ulak Tanding. Jumlah tersebut sekaligus untuk persiapan menghadapi arus mudik yang melintasi jalur lintas Curup - Lubuk Linggau, dikarenakan sepanjang jalur lintas tersebut hanya terdapat 2 SPBU, diantarnya SPBU Tanjung Sanai Kecamatan PUT dan SPBU Simpang Nangka Kecamatan Curup yang berjarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan. Manajer SPBU Tanjung Sanai, Zaini ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa dalam menghadapi bulan Ramadan dan lebaran nanti, SPBU menyiapkan minyak jenis premium sebanyak 32 ton, solar 16 ton dan pertamax sebanyak 10 ton untuk tiap hari. \'\'Dan memasuki arus mudik lebaran, kami persiapkan personil di SPBU, siang dan malam selama 24 jam penuh, agar pengendara yang melintasi jalur lintas Curup - Lubuk Linggau, merasa aman jika SPBU buka 24 jam dan untuk kendalanya kami masih sangat kesulitan untuk menjual minyak jenis Petramax di karenakan harganya lebih mahal dan kondisi ekonomi warga juga sedang tidak stabil mayoritas mereka menggunakan minyak jenis premium,\'\' ungkap Zaini. (cw1)
32 Ton Premium/Hari
Selasa 01-07-2014,09:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,10:29 WIB
Terus Bertumbuh, Bengkel Binaan Yayasan AHM Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Rabu 01-07-2026,13:59 WIB
Diguyur Hujan, Upacara Hari Bhayangkara di Polres Mukomuko Tetap Khidmat
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB