BINTUHAN,BE-Kabupaten Kaur terkenal dengan berbagai macam kebudayaan. Namun sayang kebudayaannya itu mulai pudar dimakan waktu. Bahkan ada sebagaian sudah mulai ditinggalkan dan tidak menjadi keharusan ditengah tengah masyarakat. Seperti halanya budaya terjambar yang dulu sangat identik sebagai hukuman warga biasa melakukan kesalahan, saat ini sudah jarang ditemui di Kaur. Masyarakat malah memilih jalur hukum negara, ketimbang menghukumnya dengan hukum adat. Padahal hukum awat terbuti dapat membuat pelaku jera dan malu dibandingkan dengan hukum pengadian. “Salah satu penyebabnya perubahan zaman namun tidak menyeluruh budaya ini hilang beberapa kecamatan masih menerapaknnya sebgai hukuman kepada warganya,”kata Kasi Kebudayaan Hertawansyah, S.Sos. Dikatakannya, daerah yang masih identik dengan budaya terjambar itu yakni daerah daerah yang berada diluar Kota Bintuhan, diantaranya Nasal, Maje Luas hingga muara Sahung. Sirajuddin Abbas Kades Linau Kecamatan Maje misalnya, mengaku didesanya masih menerapkan aturan itu, meski demikian aturan tersebut ditetapkan untuk kesalahan ringan saja serta sipatnya yang tidak terlalu merugikan warga. “Bukan hanya dilinau tapi rata rata di Maje dan Nasal aturan ini masih diberlakukan. Misalnya ada warga perbuatan mencuri ringan yang kedapatan. Semuanya bisanya diselesaikan secara adat,” ungkap Kades. Ditambahkan kades, untuk di Desa Linau saat ini sudah ada balai adat desa setempat, selain digunakan untuk tempat acara rapat rapat mengenai keseneian dan pegelaran seni, balai ini juga dijadikan tempat menyidangkan warga bila melanggar adat. Juga menjelaskan menurut warga di Maje Nasal jambar tersebut terdiri dari beras ketan yang dimasak mirip nasi namun diberi temu lawak kemudian diatas jambar itu diberikan ayam bakar dan dihidangkan dengan penghulu sarak dan penghulu adat serta tokoh masyarakat setempat. “Ini dinamakan terjambar, biasanya sebelum membaca doa yang terjambar (pelaku) mengucapkan permohonan maaf kepada korban dan masyarakat serta tidak akan mengulangi perbuatannya,”tutupnya.(618)
Terjambar Mulai Pudar
Selasa 24-06-2014,17:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Minggu 19-04-2026,13:43 WIB
Kesiapan Bengkulu Hadapi Ancaman Megathrust Terus Diperkuat Lewat Simulasi
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,14:44 WIB
Ringankan Pajak Masyarakat, Pemprov Bengkulu Kembali Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026
Terkini
Senin 20-04-2026,09:17 WIB
Serunai Resto Hadirkan “Flavors of the Month April” di Hotel Santika Bengkulu
Senin 20-04-2026,08:52 WIB
TENTANG DIA (SERI 2)
Minggu 19-04-2026,19:43 WIB
Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB