BENGKULU, BE - Kemarin, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu menggelar rapat koordinasi monitoring dan evaluasi realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi daerah Kota Bengkulu triwulan pertama tahun 2014. Dari acara yang digelar di salah satu hotel di Pantai Panjang ini terungkap, retribusi daerah pada tahun 2014 triwulan pertama saat ini baru mencapai 10 persen yang ditargetkan. \"Kita menargetkan PAD bisa mencapai Rp 83 miliar tahun ini. Sekitar Rp 45,2 miliarnya berasal dari pajak daerah dan Rp 25,7 miliar lebih berasal dari retribusi. Namun yang masih jauh dari ideal adalah PAD yang terkumpul dari retribusi karena baru 10 persen dari yang ditargetkan,\" kata Walikota H Helmi Hasan SE didampingi Kepala DPPKA Kota Bengkulu, Syaferi Syarif SH MSi, saat itu. Sementara mayoritas target dari sektor pajak telah teralisasi 20 persen dari yang ditargetkan. Relisasi tertinggi masih pada sektor BPHTB dan pajak penerangan jalan yang mencapai 28 persen atau Rp 5,4 miliar dari Rp 19 miliar yang ditargetkan. \"Sementara yang lainnya berkisaran 10 hingga 20 persen. Kami berharap dalam waktu yang tersisa ini semua target bisa tercapai agar kita memiliki banyak dana untuk membangun kota kita yang tercinta ini,\" ujarnya. Dari pembagian tiap-tiap SKPD, Syaferi melanjutkan, DPPKA Kota merupakan instansi dengan realisasi tertinggi. Sementara SKPD terendah adalah Dinas pekerjaan Umum (PU) Kota Bengkulu dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu. \"Yang masih belum ada dalam catatan kami adalah retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi pengendalian menara telekomunikasi, retribusi sewa alat berat dan retribusi biaya KTP dan catatan sipil,\" ungkapnya. Sementara retribusi pelayanan pasar yang ditargetkan Rp 6 miliar baru teralisasi Rp 113 juta atau baru 1,9 persen dari target. Sedangkan retribusi parkir baru mencapai Rp 575 juta dari Rp 5 miliar yang ditargetkan. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota, Selupati SH, mengenai parkir tersebut mengatakan, pihaknya memang sejak awal tidak menyanggupi sanggup mencapai target PAD sebesar Rp 5 miliar. Namun ia berusaha agar bagaimana PAD dari sektor parkir meningkat dari tahun sebelumnya. Usai pemberian pengarahan dari walikota, rapat koordinasi ini kemudian dipimpin oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bengkulu, Dr Hj Fitriani Badar AP MSi. Rapat ini diikuti oleh hampir seluruh kepala SKPD maupun perwakilannya. (009)
PAD Retribusi Baru 10%
Selasa 24-06-2014,11:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 21-10-2026,17:05 WIB
5 Tanaman Hias Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Cocok untuk Indoor dan Outdoor
Rabu 21-10-2026,14:56 WIB
Perpanjang MoU dengan Kejati Bengkulu, Pelindo Perkuat Pengawalan Hukum Operasional Pelabuhan
Rabu 21-10-2026,14:41 WIB
Perluas Peserta hingga MI dan MTs, Olimpiade Tobo Kito Makin Semarak
Rabu 21-10-2026,14:54 WIB
Kuliner Gang Viral Hadir di Bengkulu, Puluhan Tenant Populer Jakarta Meriahkan Mega Mall
Rabu 21-10-2026,14:51 WIB
Pemkot Bengkulu Hadirkan Layanan NIB di Belungguk Point, UMKM Bisa Urus Izin Sambil Beraktivitas
Terkini
Kamis 22-10-2026,10:14 WIB
Sultan Janji Bantu Dana Pribadi, Perbakin Bengkulu Bidik Medali PON 2028
Kamis 22-10-2026,09:42 WIB
Drainase Arrafak Residence Dibangun, Bantu Atasi Genangan Saat Hujan
Kamis 22-10-2026,09:20 WIB
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemuda Bengkulu Dorong Pengawasan Program dan Pembangunan
Rabu 21-10-2026,17:05 WIB
5 Tanaman Hias Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Cocok untuk Indoor dan Outdoor
Rabu 21-10-2026,14:56 WIB