BENGKULU, BE - Kemarin, puluhan staf Dinas Tata Ruang dan Pengawas Bangunan Kota Bengkulu mulai turun untuk melakukan tahapan penertiban sejumlah bangunan di Jalan Basuki Rahmat. Mereka melakukan pengukuran dan memberikan tanda kepada puluhan rumah yang dinilai melanggar Garis Sempadan Pagar (GSP). \"Cukup banyak yang melanggar GSP. Kalau perhitungan kita ada puluhan lebih. Pengukuran ini kami lakukan agar data kami akurat dan kami cat agar mudah pemiliknya untuk mengetahui bagian mana dari rumah mereka yang melanggar GSP,\" kata Kabid Pembinaan dan Pengawasan Bangunan Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Bengkulu, Drs Winarto. Meski melakukan pengukuran dan pengecatan, Winarto melanjutkan, pihaknya memiliki harapan agar kiranya para pemilik bangunan bisa membongkar sendiri bangunan mereka yang melanggar. Ia menyatakan, pihak Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Bengkulu telah melayangkan peringatan 3 kali agar warga setempat dapat membongkar sendiri bangunan mereka. \"Setelah dibongkar, pada ruas ini akan dibangun trotoar. Ini sudah rencana jangka panjang. Dan para pemilik bangunan tidak memiliki izin resmi dari yang berwenang untuk mendirikan bangunan di tempat-tempat yang akan dibongkar,\" sampainya. Ia menjelaskan, GSP di Jalan Basuki Rahmat adalah 4,5 meter dari selokan. Jumlah ini diukur dari tepi trotoar ke bangunan milik warga setempat. Tidak ada ganti rugi dalam upaya pembongkaran ini. Rata-rata, bangunan yang didirikan warga merupakan tempat usaha. Warga umumnya menolak rencana pembongkaran tersebut. (009)
Dinas Tata Ruang Bidik Puluhan Rumah Basuki Rahmat
Selasa 24-06-2014,11:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,18:41 WIB
DPRD Kota Bengkulu Desak Bencoolen Mall Tuntaskan Temuan BPK Rp9,5 Miliar Tahun Ini
Rabu 05-08-2026,18:45 WIB
Oknum Kadis Buka Suara soal Video Viral, DPRD Minta Inspektorat Ungkap Fakta dan Pulihkan Nama Baik
Rabu 05-08-2026,22:00 WIB
Honda BeAT Jazz Glossy Blue Black, Pilihan Skutik Modern yang Sporty dan Hemat BBM
Terkini
Kamis 06-08-2026,16:56 WIB
Tiga Guru SD IT Rabbani Mengaku Diberhentikan, Pihak Sekolah Sebut Berdasarkan Evaluasi Kinerja
Kamis 06-08-2026,16:50 WIB
Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Dimutasi, Anton Delianto Gantikan Posisinya
Kamis 06-08-2026,16:40 WIB
KPPN Pasang Syarat Serapan 75 Persen, Pemkab Mukomuko Dituntut Ngebut Belanja DAU
Kamis 06-08-2026,16:36 WIB
Tekan Inflasi, Pemkot Bengkulu Siapkan Pasar Murah Jelang HUT RI
Kamis 06-08-2026,15:45 WIB