BENGKULU, BE - Kejati Bengkulu nampaknya tidak serius mengusut kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan Alkes di RSUD M Yunus (RSMY). Bahkan, kasus yang diperkirakan mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 19,7 miliar tersebut terkesan menggantung tanpa kepastian. Saat dikonfirmasi, Kajati Bengkulu, Syahril Yahya SH MH, melalui Kasi Penkum, Denny Zulkarnain SH membantah hal tersebut. Dikatakan Denny, kasus tersebut masih diusut. Meskipun belum ada titik jelas dari kasus yang mulai diusut setahun lalu tersebut. Tak hanya itu, hingga saat ini Kejati juga belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek yang diadakan pada tahun 2011 lalu tersebut. \"Sampai sekarang masih kita usut, tapi untuk penetapan tersangka dan pemeriksaan itu kan tidak mudah,\" ujar Denny. Ditambahkan Denny, salah satu kendala yang dihadapi Kejati dalam pengusutan kasus tersebut karena hasil audit dari BPKP belum keluar.Apabila hasil audit dari BPKP sudah keluar, maka rencananya penyidik akan langsung menetapkan tersangka. \"Kalau kendala bisa dikatakan tidak ada, tapi memang hasil audit dari BPKP belum keluar dan sampai ke Kejati,\" jelasnya. Untuk diketahui, kasus tersebut mulai diusut setelah Kejati menerima laporan dari masyarakat bahwa terjadi dugaan korupsi pada proyek pengadaan Alkes di RSMY tahun 2011 lalu, dengan total anggarannya mencapai Rp 19,7 miliar. Pada saat pelelangan, proyek tersebut dimenangkan oleh 4 CV. Namun setelah alkes tersebut tiba, diketahui barang tidak sesuai spesifikasi. (609)
Kejati Gantung Kasus Alkes RSMY
Senin 23-06-2014,10:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 22-06-2026,17:00 WIB
Langit Bengkulu Dipenuhi Penerjun Kopassus, Ribuan Warga Saksikan Aksi Free Fall dari Ketinggian 10.000 Kaki
Senin 22-06-2026,14:06 WIB
Polres Mukomuko Bongkar Jaringan Sabu Antarprovinsi Bermodus Peta Digital
Senin 22-06-2026,14:04 WIB
Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium di Mandalika Racing Series Ronde 2, Andi Gilang Sumbang 4 Podium
Senin 22-06-2026,14:53 WIB
Disunat Lebih dari Separuh Anggaran, Korupsi Proyek RTH Mukomuko Rugikan Negara Rp640 Juta
Senin 22-06-2026,16:44 WIB
Iswahyudi Resmi Jabat Direktur Utama Bank Bengkulu, Diharapkan Jadi Energi Baru Penggerak Ekonomi Daerah
Terkini
Senin 22-06-2026,17:00 WIB
Langit Bengkulu Dipenuhi Penerjun Kopassus, Ribuan Warga Saksikan Aksi Free Fall dari Ketinggian 10.000 Kaki
Senin 22-06-2026,16:58 WIB
Latsar CPNS Bengkulu Dimulai, Integritas Ditekankan Sejak Awal Pengabdian
Senin 22-06-2026,16:56 WIB
Polemik Data KK Berujung Damai, Tukiyem Terima Permintaan Maaf Lurah Anggut Dalam
Senin 22-06-2026,16:55 WIB