CURUP, BE - Capaian target pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kelurahan dan Desa di Kabupaten Rejang Lebong, masih rendah. Hingga Rabu (18/6) tercatat 3 kecamatan diantaranya Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), Kecamatan Sindang Dataran dan Kecamatan Sindang Beliti Ilir belum satupun melunasi PBB. Kondisi itu terungkap dalam sosialisasi dalam rangka pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan PBB Desa/Kelurahan di ruang Pola Pemkab Rejang Lebong. Kegiatan itu dipimpin langsung Bupati RL H. Suherman, SE MM dihadiri pihak Pajak Pratama Curup, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Kepala Desa dan Lurah serta Kepala Dinas Pendapatan Daerah Rejang Lebong Hj Susilawati yang diwakili Sekretaris Dispenda, Gofur. Dalam arahanya, Sekertaris Dispenda, Gofur meminta agar para SKPD, camat, lurah dan Kades untuk mendata ulang objek pajak di lingkungan masing-masing. \"Kami berharap agar SKPD, camat, larah dan Kades serta petugas pemungut pajak untuk mendata kembali objek pajak yang belum terdata, karena persoalan ini masih menjadi alasan belum tercapainya PBB,\" ungkapnya. Bupati RL mengungkapkan hal serupa, meminta agar pihak terkait untuk mendata lembali objek pajak yang berpotensi untuk menambah pajak PBB maupun PAD. \"Sumber pembangunan kita dari PAD dan PBB, dan mulai sekarang PBB masuk dalam PAD murni kabupaten Rejang Lebong, saya minta semua pihak untuk mendata kembali potensi pajak yang belum terdata,\" tegasnya. Bahkan, bupati memberikan waktu selama 1 minggu untuk masing-masing SKPD, camat, lurah dan desa serta pihak terkait untuk mendata objek pajak. \"Kemudian data semua penduduk yang ada diwilayahnya masing-masing, jangan sampai jumlah penduduk kita berbeda-beda,\" katanya. Selain itu, untuk meyakinkan para camat, SKPD dan pihak terkait pemungut pajak PBB dan PAD mencapai target 100 persen tahun 2014 ini, bupati melalui Dinas Pendapatan Daerah membuat surat pernyataan pada semua pihak untuk membayar pajak sesuai target yang sudah ditentukan. \"Kalau memang bisa mencapai target PAD dan PBB silakan tandatangani surat perjanjian tertulis agar tidak terjadi saling fitnah diantaranya kita. Satu arsip utuk Dispenda, satu arsip untuk pegangan anda,\" katanya. Bupati juga menyampaikan, tahun mendatang, PAD khusus wisata Danau Mas Harun Bastari akan diturunkan mengingat akan ada rencana pengeringan kawasan danau selama kegiatan pembangunan. Perolehan PBB Kelurahan dan Desa dari 15 Kecamatan di Kabupaten Rejang lebong terhitung Mei 2014 dari target Rp. 1.309.564.507 baru terealisasi sebesar Rp.210.670.602 atau 16,09 persen. Sementara untuk pajak PAD dari target Rp. 38.640.066.277,04 baru terealisasi sebesar Rp. 19.876.014.559,77 atau 51,70 persen. (999)
PBB 3 Kecamatan Rendah
Kamis 19-06-2014,10:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 20-10-2026,11:29 WIB
15 Contoh Soal TKA Sejarah SMA 2026 Lengkap dengan Jawaban, Yuk Latihan Sebelum Ujian!
Selasa 20-10-2026,11:34 WIB
Terungkap! Ini Alasan Arab Saudi Eksekusi Pria dan Wanita Bangladesh dalam Kasus di Masjid Mekkah
Selasa 20-10-2026,10:53 WIB
Ingin Lepas dari Rokok? Ini Berbagai Cara Berhenti dan Risiko yang Mengintai
Selasa 20-10-2026,11:02 WIB
Dari Gangguan Lambung hingga Kanker Usus, Kenali Gejala dan Penanganannya
Selasa 20-10-2026,11:11 WIB
Midnight Delivery Hadir, iPhone 18 Pro Bisa Sampai Rumah Pukul 02.00 WIB
Terkini
Selasa 20-10-2026,16:27 WIB
Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Bengkulu Gelar Polsanak Dua Kali Sepekan
Selasa 20-10-2026,16:20 WIB
Warga Tionghoa Dukung Revitalisasi Kampung Cina, Berharap Kembali Ramai Pengunjung
Selasa 20-10-2026,16:14 WIB
Bunda PAUD Kota Bengkulu Finalisasi Grand Design Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Selasa 20-10-2026,16:11 WIB
Masih Dievaluasi Pemprov, Pemkot Bengkulu Kebut Persiapan KegiatanAPBD Perubahan 2026
Selasa 20-10-2026,15:18 WIB