BENGKULU, BE - Beberapa kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu mandeg, diantaranya pengusutan kasus PDAM Tirta Dharman Kota Bengkulu. Bahkan prestasi Kejati dalam pengusutan korupsi dinilai menurun drastis tiga tahun terakhir. Pasalnya, pada tahun 2011 lalu, Kejati Bengkulu sempat mendapatkan peringkat ketiga dalam pengusutan kasus tindak pidana korupsi. Saat dikonfirmasi, Asisten Intelejen (Asintel) Kejati Bengkulu, Marihot Silalahi SH MH tak menampik hal tersebut. Marihot mengatakan, kasus tersebut masih berjalan dan akan diusut tuntas oleh Kejati. Meskipun, lanjutnya, hingga saat ini Kejati belum pernah memanggil para tersangka semenjak empat tersangka ditetapkan. \"Untuk sementara belum tahu kapan waktunya, tapi segera akan kita panggil\" ujarnya. Apalagi, lanjutnya, saat ini hasil audit BPKP mengenai kerugian negara sudah keluar. Sehingga, Kejati tinggal menyusun pemberkasan dan kemudian baru bisa melakukan pemanggilan tersangka. \"Kan prosedurnya begitu, pemberkasan, pemanggilan tersangka, baru masuk ke penuntutan. Sekarang mungkin masih tahap pemberkasan,\" pungkasnya.(609)
Kasus PDAM Mandeg?
Selasa 17-06-2014,10:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,15:15 WIB
Pernah 7 Tahun di Curup, Ketua PT Bengkulu Djaniko Girsang: “Seperti Pulang Kampung”
Jumat 28-08-2026,15:03 WIB
Pemutihan Pajak Kendaraan di Bengkulu Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 30 September
Jumat 28-08-2026,15:05 WIB
Jamsostek Award 2026: Helmi Hasan Dorong Perlindungan Pekerja Bengkulu Makin Luas
Jumat 28-08-2026,16:04 WIB
Ribuan Jamaah Gema Salawat untuk Negeri di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu
Jumat 28-08-2026,15:00 WIB
Kasus Campak di Kota Bengkulu Capai 51 Kasus, Dinkes Dorong Penguatan Imunisasi
Terkini
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB