CURUP, BE - Sejumlah pedagang makanan meminta pemerintah daerah bisa melakukan pengawasan yang ketat terhadap distribusi gas elpiji tabung 3 kilogram. Pasalnya, bahan bakar gas yang jelas-jelas bersubsidi tersebut, hingga saat ini harganya melonjak hingga Rp 20 ribu/tabung. \"Bukan hanya mahal, kami juga susah mendapatkan gas elpiji tabung 3 kilogram tersebut,\" ungkap Asih (45) pegadang bakso di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Dwi Tunggal Curup kepada wartawan, Kamis (12/6). Asih mengaku, rutin menggunakan bahan bakar gas elpiji 3 kilogram untuk usaha bakso gerobak miliknya. \"Satu tabung gas elpiji 3 kilogram, saya butuhkan untuk 3 hari, kalau susah dapat jelas kami tidak bisa jualan, belum lagi harganya mulai mahal, sehingga mempengaruhi modal usaha kami yang kecil-kecilan,\" sesalnya. Hal senada diungkan Heri (29) pedagang bakso gerobak di Jalan Sukowati Curup, yang mengaku sempat kesulitan mendapatkan gas elpiji tabung 3 kilogram. Heri mengaku harus mengunjungi beberapa pedagang untuk bisa mendapatkan gas untuk keperluan usaha. \"Kalo saya terserah mau harganya berapa, asal jangan susah mendapatkannya. Ini sudah mahal, susah lagi,\" keluh Heri. (999)
Gas 3 Kg Langka
Jumat 13-06-2014,14:49 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-03-2026,17:58 WIB
Terkait Beredar Mobil Dinas Parkir di Depan Warung Remang-Remang, Ini Tanggapan Assisten II Pemkot Bengkulu
Sabtu 21-03-2026,17:52 WIB
Bupati Bengkulu Utara Lepas Pawai Takbir Keliling
Terkini
Sabtu 21-03-2026,17:58 WIB
Terkait Beredar Mobil Dinas Parkir di Depan Warung Remang-Remang, Ini Tanggapan Assisten II Pemkot Bengkulu
Sabtu 21-03-2026,17:52 WIB
Bupati Bengkulu Utara Lepas Pawai Takbir Keliling
Jumat 20-03-2026,20:14 WIB
Polisi Amankan Salat Id Muhammadiyah di Kaur, Kapolres Minta Jaga Toleransi
Jumat 20-03-2026,20:10 WIB
BMKG Bengkulu Prediksi Cuaca Cerah Berawan saat Idulfitri, Warga Diminta Tetap Waspada
Jumat 20-03-2026,20:08 WIB