KEPAHIANG, BE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepahiang hingga kemarin (6/6) menerima nama juru kampanye (Jurkam) Capres dari calon partai pengusung. Akibatnya, beberapa tahapan Pemilu di Kepahiang terganggu. \"Sampai dengan saat ini kita belum menerima siapa saja jurkam untuk Pilpres ini. Akibatnya kita kesulitan dalam memulai tahapan Pilpres saat ini seperti memberikan sosialisasi untuk pelaksanaan kampanye di Kepahiang kepada parpol pengusung,\" ujar Ketua KPU Kepahiang Ujang Irmansyah SP kemarin. Dikatakannya, sampai dengan saat ini, usai dideglarasikannya jadwal kampanye oleh KPU RI sama sekali belum ada aktivitas tim suskes parpol pengusung para pasangan Presiden dan Wapres di Kepahiang. \"Seharusnya saat ini timses parpol sudah harus melapor kepada kita, tetapi sampai saat ini belum,\" jelasnya. Terpisah, Kajari Kepahiang H Wargo SH menyampaikan dari hasil Rakor pihaknya terkait Pilpres di Jakarta beberapa saat yang lalu, salah satu keputusan yang diambil yakni melarang Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri untuk ikut dalam proses kampanye. Menurutnya, kepala daerah juga dilarang untuk menjadi juru kampanye. \"Untuk kepala daerah jika ingin menjadi juru kampanye, dia harus mengambil cuti. Sedangkan bagi PNS, TNI dan Polri sama sekali tidak diperkenankan untuk kampanye,\" jelasnya. (505)
Jurkan Capres Masih Nihil
Sabtu 07-06-2014,14:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Terkini
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Jumat 25-09-2026,17:22 WIB
APBD Perubahan Bengkulu 2026 Disepakati, Belanja PPPK Mulai Diakomodasi
Jumat 25-09-2026,17:19 WIB
Pemprov Bengkulu Tindak Lanjuti Aspirasi Hari Tani, Konflik Agraria Jadi Perhatian
Jumat 25-09-2026,17:17 WIB