MUKOMUKO, BE – Tingkat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Mukomuko masih terbilang tinggi. Januari hingga Mei 2014 lalu, tercatat sebanyak 10 nyawa manusia melayang. Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto SIk melalui Kasat Lantas AKP Marwan Fajrin SIk mengungkapkan pada Januari ada 2 meninggal dunia, 3 luka berat, 7 luka ringan. Dengan kerugian materil Rp 10 juta. Februari, 3 meninggal dunia , 5 luka berat, 9 luka ringan. Kerugian mencapai Rp 25,5 juta. Kemudian Maret, 1 meninggal dunia, 2 luka berat, 3 luka ringan dengan kerugian Rp 6,2 juta. April, 1 meninggal dunia dengan kerugian Rp 5 juta dan dibulan Mei, 3 meninggal dunia, 2 luka berat dan 3 luka ringan dengan kerugian mencapai Rp 10 juta. Begitu pun dengan pelanggaran juga masih tinggi yang mencapai ratusan pelanggaran. Januari hingga Mei kendaraan yang ditilang mencapai 368 dan teguran sebanyak 724. Untuk meminimalisir dan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, kata Kasat Lantas, berbagai upaya terus dilakukan. Mulai dari pembagian stiker, brosur hingga melakukan sosialisasi ke sekolah–sekolah mengenai berlalu lintas yang taat dan baik. “ Sosialisasi ke sekolah – sekolah minimal satu kali dalam seminggu. Dan sekolah yang didatangi langsung itu secara bergantian. Contohnya Minggu ini sekolah A, Minggu depan di sekolah B dan seterusnya. Lakalantas yang terjadi mayoritas dari kalangan pelajar,” bebernya. Ia juga mengharapkan dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan sangat perlu peran semua pihak. Mulai dari orang tua/wali murid, pihak sekolah, masyarakat serta pihak – pihak terkait lainnya. Karena dalam memberikan kesadaran tertib dalam berlalu lintas tak hanya bisa dilakukan jajarannya. Melainkan harus adanya pro aktif dan dukungan semua pihak. Sementara itu khusus untuk operasi simpatik yang telah dimulai 19 Mei dan akan berakhir 8 Juni 2014 mendatang, lanjut Marwan, telah tercatat 27 penindakan dengan cara ditilang dan sebanyak 83 teguran simpatik. Tidak menutup kemungkinan operasi simpatik tahun ini akan lebih banyak penilangan jika dibandingkan tahun 2013 lalu sebanyak 30 tilang. “Operasi simpatik saat ini masih menyisakan beberapa hari kedepan. Tidak menutup kemungkinan angka tilang bakal meningkat,” lanjut Kasat Lantas. (900)
Sepuluh Nyawa Melayang
Rabu 04-06-2014,19:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:13 WIB
HP RAM 8 GB Makin Terjangkau, Ini 5 Pilihan Harga Rp2-3 Jutaan
Rabu 23-09-2026,10:34 WIB
Bukan Sekadar Terapi, Pasien Kanker Butuh Pendampingan, MRCCC Siloam Perkuat Peran Perawat Onkologi
Rabu 23-09-2026,10:44 WIB
Prof Ary Ungkap Diplomasi Spiritual di Balik Penguatan Hubungan Indonesia-Malaysia
Rabu 23-09-2026,14:19 WIB
Ahmadianto Saputro, Putra Bengkulu Selatan yang Raih Gelar Doktor di Usia Muda
Rabu 23-09-2026,14:36 WIB
Sidang Korupsi SKU-AVR PLTA Musi, Saksi Ungkap Pengadaan Didominasi PT Hensan
Terkini
Rabu 23-09-2026,15:13 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Program Satu Kelurahan Satu Komoditas untuk Dorong Ekonomi Warga
Rabu 23-09-2026,15:12 WIB
Pemkot Bengkulu Digitalisasi Retribusi Parkir, Pembayaran QRIS Mulai Diterapkan
Rabu 23-09-2026,15:10 WIB
BI Bengkulu Dorong Digitalisasi Pajak Daerah Lewat QRISTO
Rabu 23-09-2026,15:00 WIB
Jasad Ditemukan di Enggano Ternyata Surakhman, ABK Kapal yang Hilang Bersama Jurnalis
Rabu 23-09-2026,14:53 WIB