KOTA MANNA, BE - Setelah sempat diamankan 1 x 24 jam, Rohim (28), warga Jalan Semangka, Kota Bengkulu, selaku sopir mobil yang menabrak tembok rumah milik warga Desa Selali, Pino Raya, akhirnya dilepas pihak kepolisian. Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasat Lantas, Iptu Andi Ali Surya mengungkapkan, tidak ditahannya Rohim setelah dia dan pihak keluarga korban Asmawati (50) melakukan perdamaian. “Antara pelaku dan korban sudah berdamai, maka pelakupun kami persilakan pulang,” terang Kasat Lantas. Untuk diketahui, Rabu dinihari lalu Waira (11), cucu Asmawati, mengalami luka-luka usai dinding rumahnya ditabrak mobil pick up BD 9767 AO yang dikemudikan Rohim. Wira mengalami luka-luka akibat tertimpa runtuhan tembok yang hancur ditabrak mobil tersebut. Hanya saja saat ini kondisi Wira sudah pulih kembali setelah dirawat di RSUDHD Manna BS. (369)
Sopir Mobil Penabrak Tembok, Dilepas
Sabtu 31-05-2014,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,10:58 WIB
Beli Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Motorku X
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Terkini
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB
Dugaan Investasi Bodong Yeyen, BM PT PTP Nyaris Jadi Korban, Pegawai Rugi Rp 765 Juta
Jumat 12-06-2026,17:38 WIB