MUKOMUKO, BE - Tanaman jarak yang berlokasi di Padang Panaek, Pasar Sebelah Kecamatan Kota Mukomuko, sulit untuk dikembangkan lagi. Pasalnya tanaman diatas lahan sekitar 200 hektar itu diserang penyakit yang mematikan. “ Sudah banyak uang pemerintah yang digelontorkan untuk budidaya tanaman itu. Karena muncul penyakit yang mematikan sehingga budidaya tanaman itu tidak dilanjutkan,” aku Bupati Ichwan Yunus. Tanpa menyebutkan nama penyakit yang mematikan itu, kata Ichwan, daun jarak pagar mengguning dan tidak mau berbuah lagi. Meskipun telah berusaha mencari vaksin serta , melibatkan pihak terkait untuk membasmi penyakit itu. Kendati demikian, dari tanaman yang pernah dibudidayakan itu telah menghasilkan beberapa produk diantaranya minyak biodiesel, sabun kesehatan dan kecantikan. Meskipun sudah menghasilkan beberapa tahun lau. Tanaman itu tidak dikembangkan lagi. Direncanakan lokasi itu akan dialihfungsikan sebagai pengembangan peternakan dalam jumlah yang banyak. Karena lokasi itu dinilai tepat dan strategis. “ Pengembangan peternakan dalam jumlah banyak akan segera kita lakukan,” lanjut Ichwan. (900)
Jarak Pagar Sulit Dibudidayakan|
Jumat 30-05-2014,17:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB
Zulhas Targetkan Pembenahan Tata Kelola MBG Sebelum 20 Oktober 2026
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:39 WIB
Prabowo Minta BRIN Bangun Teknologi Desalinasi Penuhi Kebutuhan Air
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:06 WIB
AHM Photo Competition 2026 Hadirkan Empat Subtema, Siapkan Hadiah Sepeda Motor dan Uang Tunai
Sabtu 29-08-2026,16:04 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pelajar Asah Kreativitas di Media Sosial Lewat SMKreator
Sabtu 29-08-2026,16:02 WIB
AHM Buka Program Young School Influencer 2026, Pelajar Bisa Belajar Jadi Content Creator
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB