JAKARTA - Aspirasi sejumlah petinggi dan kader Partai Golkar yang membelot dari keputusan partai terkait dengan pilpres tidak didukung Ketua Dewan Pertimbangan PG Akbar Tandjung. Politikus senior yang dalam beberapa hal berseberangan sikap politiknya dengan Ketua Umum DPP PG Aburizal Bakrie tersebut kini justru termasuk yang mantap mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. \"Saya sebagai ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar sudah mengirimkan semacam surat edaran kepada seluruh jajaran Partai Golkar di seluruh Indonesia untuk tidak ragu-ragu memberikan dukungan kepada Prabowo-Hatta,\" kata Akbar setelah menerima Hatta Rajasa di kediamannya, Jalan Purnawarman, Jakarta, Minggu (25/5). Dia menegaskan, surat edaran tersebut sekaligus untuk memperkuat arah koalisi partainya mendukung kandidat yang diusung poros koalisi Partai Gerindra itu. Bahkan, lanjut mantan ketua umum DPP PG itu, tidak hanya sebatas instruksi, dirinya juga akan ikut turun dalam upaya memenangkan duet Prabowo-Hatta. \"Saya juga membina relawan muda untuk mendukung Prabowo sebagai presiden. Saya sebagai ketua juga akan melakukan gerakan-gerakan di seluruh Indonesia,\" imbuhnya. Akbar lalu membeber alasan dirinya maupun partainya mendukung Prabowo-Hatta. Menurut dia, sosok Prabowo adalah tokoh yang memiliki rekam jejak baik. Mantan Danjen Kopassus tersebut juga dianggap memiliki jiwa kepemimpinan. Akbar juga berpendapat, Prabowo memiliki jaringan internasional yang luas. Menurut dia, hal itu penting karena akan berpengaruh positif terhadap agenda nasional. Misalnya, ketika Indonesia harus siap menghadapi ASEAN Community. \"Secara pribadi, saya juga sudah kenal beliau cukup lama, sejak muda sekali, sejak selesai mengikuti pendidikan militer pada 1970 awal. Saya juga mengikuti (kiprah) dia di bidang kemiliteran,\" paparnya. Terkait dengan kader yang membelot keputusan partai dengan mendukung pasangan lain, Jokowi-Jusuf Kalla, Akbar memiliki pandangan tersendiri. Menurut dia, mereka yang memilih jalan tersebut tidak perlu sampai diberi sanksi pemecatan.
\"Tapi, mereka (yang membelot, Red) juga harus melakukan langkah sebagai konsekuensi pilihan sikapnya,\" katanya. Misalnya, mundur dari jabatan di struktur partai. \"Itu konsekuensi ketika berbeda dengan garis keputusan partai,\" tandasnya. (dyn/c4)Akbar dan Ical Total Dukung Prabowo-Hatta
Senin 26-05-2014,09:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 23-10-2026,17:03 WIB
Program 4 in 1 Antar Dokumen ke Rumah Duka, Inovasi Pemkot Bengkulu Dapat Apresiasi Dukcapil Pusat
Jumat 23-10-2026,14:47 WIB
Polres Mukomuko Ungkap Kasus Peredaran Samcodin hingga Dugaan Penyerobotan Tanah Rp958 Juta
Jumat 23-10-2026,17:05 WIB
Pemanfaatan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi 2027
Jumat 23-10-2026,14:53 WIB
Kebakaran Dua Ruko Gudang di Bumi Ayu Bengkulu, Satu Orang Ditemukan Meninggal
Jumat 23-10-2026,14:56 WIB
MBK Ventura dan Baznas Salurkan 350 Paket Sembako di Muara Bangkahulu Kota Bengkulu
Terkini
Jumat 23-10-2026,17:05 WIB
Pemanfaatan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi 2027
Jumat 23-10-2026,17:03 WIB
Program 4 in 1 Antar Dokumen ke Rumah Duka, Inovasi Pemkot Bengkulu Dapat Apresiasi Dukcapil Pusat
Jumat 23-10-2026,15:00 WIB
Polda Bengkulu Sita Dua Bidang Tanah dari Penelusuran Aset Kasus Korupsi Rekrutmen Non-ASN RSKJ Soeprapto
Jumat 23-10-2026,14:56 WIB
MBK Ventura dan Baznas Salurkan 350 Paket Sembako di Muara Bangkahulu Kota Bengkulu
Jumat 23-10-2026,14:53 WIB