MUKOMUKO, BE – Puluhan ribu kawasan hutan produksi tetap dan terbatas yang terlanjur dirambah dan ditanami oleh sejumlah oknum masyarakat, diusulkan untuk dialihfungsikan.“ Kawasan yang terlanjur digarap kita usulkan ke pusat supaya bisa dialihfungsikan untuk diberdayakan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko, Eddy Apriyanto SP MSi melalui Kabid Kehutanan, Budi Yanto SHut. Luas hutan produksi terbatas (HPT) dan hutan produksi tetap (HP) mencapai 67.285 hektar lebih itu telah dirambah sekitar 56 persen lebih. Hutan itu diusulkan supaya menjadi hutan tanaman rakyat (HTR) dan hutan kemasyarakatan (HKM). Saat ini jajarannya tengah melakukan sosialisasi hutan tanaman rakyat dan hutan kemasyarakatan. \"Masyarakat yang telah menggarap atau menduduki kawasan hutan tersebut supaya melapor, agar diusulkan lokasinya menjadi HTR dan HKM,\" paparnya. Tahapan awal, ada empat desa yang jadi sasaran sosialisasi yakni Desa Talang Buai, Lalang Luas, Sendang Mulya dan Lubuk Pinang. Ini dilakukan suatu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang terlanjur merambah kawasan hutan. “ Paling lambat Juli 2014 mendatang supaya warga menyampaikan ke dinasnya,” jelasnya. Selanjutnya program HTR dan HKM bisa diproses secepatnya. Dalam petunjuk, yang memilih program HTR diperbolehkan menanam satu jenis komoditi. HKM bisa tumpang sari ditambah dengan tanaman kehutanan. Begitu pun untuk luasannya dibatasi. Maksimal dua hektar untuk satu kepala keluarga (KK). \"Kawasan yang diperbolehkan untuk digarap itu adalah hutan yang telah dirambah,\" pungkasnya. (900)
Hutan Dirambah Diusulkan Alihfungsi
Jumat 23-05-2014,18:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,14:55 WIB
Bukan Sekadar Pencernaan, Kesehatan Usus Juga Memengaruhi Metabolisme Tubuh!
Jumat 16-10-2026,13:20 WIB
Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap dan Rantis Baracuda Sisir Desa Kampung Jeruk Binduriang
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 16 Bandara di Papua Terdampak
Jumat 16-10-2026,15:09 WIB
Tampil Elegan dan Memikat, Ini Tips Memadukan Parfum dengan Perhiasan
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:01 WIB
Eks Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota, Pemkot Bengkulu Targetkan Pekerjaan Utama Rampung Akhir 2026
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:40 WIB
Mess Pemda Berpotensi Jadi Ikon Baru Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu
Jumat 16-10-2026,16:35 WIB
Kabut Asap Karhutla Tak Kunjung Hilang, Warga Samarinda Khawatirkan Nasib Orangutan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB