MUKOMUKO, BE - Jumlah daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 sebanyak 119.092 orang. Jumlah tersebut bertambah jika dibandingkan dengan daftar pemilih sementara (DPS) dengan jumlah 119.084. “ DPSHP pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 sebanyak 119.092 orang,” ujar Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari. Jumlah itu berkurang dibandingkan dengan daftar pemilih tetap pada Pileg lalu sebanyak 119.095 orang. “ Berkurangnya jumlah itu hanya tiga orang pemilih. Ini setelah dilakukan pemuktahiran data terbaru pemilih Pemilu,\" bebernya. Untuk jumlah daftar pemilih khusus tambahan pada Pilpres belum semua disampaikan 15 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke sekretariat KPU. Jajarannya masih menunggu data – data tersebut dari PPK yang tersebar di 15 kecamatan se Kabupaten. Yang kemudian DPSHP tersebut selanjutnya akan kembali dilakukan pemutakhiran yang dilakukan KPU. (900)
DPSHP Pilpres 119.092 Orang
Selasa 20-05-2014,16:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,14:55 WIB
Bukan Sekadar Pencernaan, Kesehatan Usus Juga Memengaruhi Metabolisme Tubuh!
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,15:09 WIB
Tampil Elegan dan Memikat, Ini Tips Memadukan Parfum dengan Perhiasan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 16 Bandara di Papua Terdampak
Jumat 16-10-2026,13:20 WIB
Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap dan Rantis Baracuda Sisir Desa Kampung Jeruk Binduriang
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:01 WIB
Eks Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota, Pemkot Bengkulu Targetkan Pekerjaan Utama Rampung Akhir 2026
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:40 WIB
Mess Pemda Berpotensi Jadi Ikon Baru Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu
Jumat 16-10-2026,16:35 WIB
Kabut Asap Karhutla Tak Kunjung Hilang, Warga Samarinda Khawatirkan Nasib Orangutan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB