MUKOMUKO, BE - Masyarakat yang mengalami gangguan jiwa di Kabupaten Mukomuko, jumlahnya cukup banyak. Ini dibuktikan pada triwulan pertama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, mencatat sebanyak 47 penderita. Data tersebut dari laporan 17 puskesmas di Mukomuko. “ Dari Januari hingga Maret 2014 kemarin tercatat 47 warga Mukomuko, mengalami gangguan jiwa,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Drs H Noviar Zen Apt melalui Kabid Binkesmas, Junharto SKM dikonfirmasi, kemarin. Puluhan warga yang mengalami gangguan jiwa itu dari berbagai jenis penyakit dari hasil diagnosa. Untuk penyakit jenis skizofrenia dan psikotik berjumlah 33 orang, mulai dari umur 18 hingga 60 tahun keatas. Gangguan psikotik akut 4, gangguan depretif 2, gangguan panik 1 dan epilepsi berjumlah 7 orang. Warga yang mengalami gangguan jiwa itu ada yang telah dirujuk ke RSJKO, dan ada pula yang hanya rawat jalan dan rutin memakan obat – obatan khusus. “ Khusus gangguan jiwa itu tidak semua berat. Ada yang ringan dan sedang,” katanya. Kasus yang baru diketahui beberapa hari lalu, lanjut Junharto, diketahui satu orang asal desa Pondok Kopi. Warga tersebut tidak dipasung, melainkan kedua tangannya dirantai oleh pihak keluarga. Pihak puskesmas diwilayah tersebut telah menganjurkan kepada pihak keluarga supaya yang bersangkutan dirujuk ke RSJKO. “ Kita juga akan koordinasikan dengan Dinsosnakertrans. Untuk menghindari hal – hal yang tak diinginkan seperti dipasung dan lainnya. Lebih baik warga tersebut dibawa ke RSJKO Bengkulu untuk diobati,” ujarnya. Penderita gangguan jiwa yang pernah dipasung oleh pihak keluarga yang bersangkutan terjadi pada tahun 2012 dan 2013 masing - masing sebanyak 1 orang. “ Yang pernah dipasung langsung kita bawa ke RSJKO dan saat ini orang yang bersangkutan mulai sembuh dan dilakukan rawat jalan,” bebernya. Pihaknya pernah mengusulkan anggaran untuk memberikan pelatihan kepada SDM yang ada. Pelatihan itu bertujuan jika ada warga yang mengalami gangguan jiwa bisa langsung berkonsultasi dengan cepat. Hanya saja usulan anggaran itu belum disetujui. “ Jika ada tenaga yang sudah dilatih paling tidak bisa membantu sementara khususnya bagi penderita gangguan jiwa sedang dan ringan. Penderita gangguan jiwa berat langsung dirujuk ke RSJKO Bengkulu,” demikian Junharto. (900)
Penderita Gangguan Jiwa Capai 47 Orang
Selasa 20-05-2014,13:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 03-08-2026,15:50 WIB
Honda Supra X: Motor Legendaris yang Tetap Irit, Bandel, dan Jadi Andalan Masyarakat
Senin 03-08-2026,15:06 WIB
Perkuat Manajemen Pendidikan, 32 Kepala Sekolah di Mukomuko Resmi Dilantik
Senin 03-08-2026,15:35 WIB
Astra Motor Bengkulu Kirim Tim Terbaik ke Safety Riding Competition 2026
Senin 03-08-2026,15:03 WIB
Empat Broker Suap Rekrutmen PHL Perumda Tirta Hidayah Dilimpahkan ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara
Senin 03-08-2026,15:26 WIB
Reses di RT 39 Betungan, Pudi Hartono Tampung Aspirasi Infrastruktur hingga Keluhan Program MBG
Terkini
Selasa 04-08-2026,12:59 WIB
Danamon Hadirkan Edukasi Finansial dan Fasilitas Perpustakaan untuk Pelajar Jambi
Selasa 04-08-2026,11:37 WIB
Lahan Kosong Disulap Jadi Kebun Produktif, Inovasi Dinas ESDM Bengkulu Tuai Apresiasi Sekda
Selasa 04-08-2026,11:33 WIB
Lihat Kecelakaan di Pantai Panjang, Kapolda Bengkulu Langsung Hentikan Kendaraan dan Bantu Korban
Selasa 04-08-2026,11:29 WIB
110 Pelaku Kejahatan Jalanan Ditangkap, Operasi Musang Nala Bengkulu Catat Hasil Maksimal
Selasa 04-08-2026,11:25 WIB