CURUP, BE- Sebagai upaya melestarikan budaya pada Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Curup ke 134 tahun ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong (Disbudpar RL) menyiapkan beberapa festival dan lomba Seni Budaya bernuansa Daerah yang merupakan program rutin tahunan daerah. Kepala Disbudpar RL Drs. H. Rusli, MM disela kegiatan teknical meeting pagelaran seni budaya belum lama ini menyampaikan, sebanyak 15 Kecamatan diminta untuk mengirimkan utusannya pada ajang festival Tari Kejei, Lomba Menulis Cerita Rakyat, Festival Lagu Daerah Rejang Lebong dan Pemilihan Bujang Semulen, selain itu dipagelarkan juga Pagelaran Wayang Kulit, Pagelaran seni Budaya dari 15 Kecamatan dan Pagelaran Etnis Nusantara. \"Kami berharap panitia, terutama Dewan Juri agar bekerja secara profesional dan memberikan penilaian secara akurat dan obyektif, sehingga peserta lomba yang terpilih benar benar memang pantas untuk menyandang predikat juara, agar kelak juara nantinya bisa mewakili dan membawa nama baik Kabupaten Rejang Lebong ke tingkat yang lebih bergengsi atau ke tingkat nasional,\" harapnya. Sementara itu Kepala Bidang Pesona Seni Budaya (Kabid PSB) Disbudpar RL Hj Tri Rubiana Sanuel menambahkan, setiap Seni Budaya atau Kesenian yang akan ditampilkan ketika mengawali penampilan harus ada Prolog berupa sinopsis atau narasi. Setiap kecamatan mendapat durasi 20 menit (5 menit untuk waktu persiapan dan 15 menit untuk waktu tampil). \"Pagelaran yang ditampilkan oleh 15 kecamatan nanti kiranya dapat mengandung nilai estetis, sehingga setiap yang ditampilkan selalu ada rhitme(irama) ada harmoni (keserasian), ada balance (keseimbangan), ada makna (arti)dan ada unity (keterpaduan) sehingga menarik untuk jadi tontonan sekaligus tuntunan bagi masyarakat,\" harapnya. Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran Jailani Yamin, S.Sos sekaligus Juri Lomba Cerita Rakyat berharap peserta yang mendaftar Lomba Cerita Rakyat akan banyak, sehingga akan banyak cerita tradisional yang masuk dan akan terdaftar pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong sebagai literatur untuk kemudiandikembangkan ke dalam bentuk tulisanpopuler yang menarik dan diterbitkan oleh Dinas atau Badan atau pihak pihak lain yang berkompeten dan berminat menerbitkannya, agar nantinya dapat mempermudah masyarakat mengakses buku bacaan tentang Cerita Tradisional. \"Cukup banyak cerita rakyat yang kita miliki, namun belum terangkum secara naik, lewat HUT Curup ini kita harapkan akan banyak cerita rakyat yang bisa digali,\" harapnya. (999)
Wadah Pelestarian Budaya
Senin 19-05-2014,08:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 05-05-2026,17:57 WIB
Pelajar Terjebak di Dalam Sumur, Damkar Bengkulu Lakukan Evakuasi Cepat
Selasa 05-05-2026,17:54 WIB
Dorong Ekonomi Desa, Pemkab Mukomuko Salurkan Program Budidaya Biofloc via Koperasi Merah Putih
Selasa 05-05-2026,17:45 WIB
P21 Rampung, Eks Dirut Bank Bengkulu Segera Diserahkan ke Jaksa
Selasa 05-05-2026,17:24 WIB
Hakim Nyatakan Refpin Bersalah, Tapi Bebas Lewat Judicial Pardon
Selasa 05-05-2026,17:29 WIB
Mantan Dirut Dituntut 8 Tahun Penjara, Dua Terdakwa Lain 7 Tahun
Terkini
Rabu 06-05-2026,16:18 WIB
Pemkot Bengkulu Terima Kunjungan PVMBG, Bahas Mitigasi Risiko Gempa dan Bencana Geologi
Rabu 06-05-2026,16:13 WIB
Pemkot Bengkulu Perjuangkan SPAM Regional Tahap II, Targetkan Akses Air Bersih Lebih Luas
Rabu 06-05-2026,16:11 WIB
Wakil Rektor III PTS di Bengkulu Tersangka Kasus Penganiayaan, Kampus Belum Ambil Sikap
Rabu 06-05-2026,16:07 WIB