BINGIN KUNING,BE - Petani Desa Bungin Kecamatan Bingin Kuning saat ini masih belum merasa tenang. Meskipun umur padi mereka sudah berumur 60 hari dan tidak lama lagi akan panen, namun serangan hama ulat masih juga belum berhenti. Sehingga petani khawatir hal tersebut bakal mengancam hasil panen mereka menjadi gagal nantinya. Seperti yang disampaikan salah satu petani Desa Bungin, Jeri (30) kepada BE kemarin (12/5). \"Padi disawah kita sudah berumur 60 hari dan sudah mulai berbuah. Tapi serangan ulat masih belum juga berhenti, meskipun sudah kita upayakan langkah pembasmian dengan berbagai racun,\" ungkap Jeri. Ditambahkan Jeri, hampir setiap tahun saat musim tanam, dirinya dan petani lainnya di wilayah mereka sering mendapatkan kendala. Tidak hanya serangan hama yang disebabkan keterlambatan pupuk bersubsidi sampai, juga ada kendala lainnya. Tahun lalu petani gagal panen karena banjir. \'\'Hendaknya ini bisa menjadi perhatian pemerintah untuk membantu petani menanggulanginya,\" ucap Jeri.(777)
Panen Terancam Gagal
Rabu 14-05-2014,13:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 27-10-2026,14:08 WIB
DWP Bengkulu Dikukuhkan, Herwan Antoni Dorong Program Nyata untuk Perempuan dan Keluarga
Selasa 27-10-2026,13:32 WIB
UNIB Terapkan Mesin Pencacah Limbah Organik, Dorong Produksi Pupuk Organik di Kandang Limun
Selasa 27-10-2026,14:03 WIB
Warga Kaur Diduga Edarkan 2 Kg Ganja di Bengkulu, Polisi Temukan Sabu di Kamar Kos
Selasa 27-10-2026,14:14 WIB
Pemkot Bengkulu Kebut Penataan Eks Mess Pemprov, Tahap Pertama Ditargetkan Selesai Akhir 2026
Selasa 27-10-2026,13:33 WIB
BI dan Pemprov Bengkulu Bahas Strategi Optimalkan Ekspor CPO Daerah
Terkini
Rabu 28-10-2026,10:20 WIB
Inovasi Baru BRIN, Tepung Singkong Bakal Diuji untuk Padamkan Karhutla
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB