MUKOMUKO, BE – Enam desa di wilayah Kabupaten Mukomuko, telah mengusulkan rancangan peraturan desa ke bagian hukum Setdakab Mukomuko. Enam desa itu yakni desa Pondok Baru, Aur Cina, Lubuk Bangko, Suryan Bungkal, Sungai Ipuh Satu dan Sungai Ipuh Dua. \"Raperdes enam desa itu telah diharmonisasikan bagian hukum. Dan tinggal ditetapkan dan disahkan oleh pihak pemerintah desa bersama BPD di desa tersebut,\" kata Kepala Bagian Hukum Setdakab Mukomuko, Hery Prastyono SSTP MSi melalui Kasubag Peraturan Perundang – undangan, Abdiyanto SH MSi, kemarin. Perdes yang telah diusulkan desa itu mayoritas mengenai penertiban hewan ternak dan peraturan adat. Di dalam perdes itu, kata Abdiyanto, tertera sangat jelas sanksi – sanksi yang bakal ditetapkan. Selain denda berdasarkan peraturan yang ada, desa juga memberlakukan sanksi adat. “ Dalam perdes itu, bagi warga desa setempat yang akan melakukan acara baik tidak akan dilayani secara adat. Artinya warga yang melanggar perdes itu bakal dikucilkan oleh warga setempat,” bebernya. Sedangkan untuk sanksi denda, perdes berpedoman pada Perda nomor 26 tahun 2011 tentang hewan ternak. Hewan ternak jenis sapi dan kerbau yang dilepas denda Rp 1 juta/ekor. Kambing, domba dan sejenisnya Rp 500 ribu/ekor. Ia menyampaikan bagi desa yang belum menyampaikan rancangan perdes segera disampaikan. Ini diingatkan supaya produk hukum yang akan disahkan dan di-Perdes-kan di tingkat desa baik dan bagus. Artinya baik sesuai dengan peraturan yang berlaku dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan tepatnya di desa yang bersangkutan. “Enam desa yang telah diharmonisasikan dan akan disahkan di tigkat desa. Maka perdes tersebut legal dijalankan sesuai dengan peraturan yanag berlaku,” katanya. Ratusan desa yang tersebar di 15 Kecamatan se Kabupaten Mukomuko, tambah Abdiyanto, sebenarnya sudah ada perdes. Hanya saja perdes tersebut belum dijalankan dengan maksimal dan dalam pembuatan perdes itu pun masih banyak yang harus diharmonisasikan. Dengan tujuan selain tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi serta perdes yang dijalankan itu disesuaikan dengan kondisi didesa tersebut. (900)
Tak Patuhi Perdes Warga Dikucilkan
Selasa 13-05-2014,16:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,09:46 WIB
Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Modem 5G Disebut Jadi Pembeda
Senin 21-09-2026,09:54 WIB
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang, Jorge Martin Geser Marc Marquez dari Puncak
Senin 21-09-2026,09:41 WIB
Tips Memilih Cleansing Balm yang Tepat, Makeup Bersih Tanpa Ganggu Skin Barrier
Senin 21-09-2026,09:35 WIB
Disebut Kebal Santet, 5 Weton Ini Konon Memiliki ‘Benteng Gaib’ Sejak Lahir
Senin 21-09-2026,09:30 WIB
Hadapi Dampak El Nino, Kementerian PU Tangani Karhutla dan Kekeringan di 3 Provinsi
Terkini
Senin 21-09-2026,20:25 WIB
Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium, Resky YH Kunci Juara Nasional Indonesia Junior Talent Cup U-15
Senin 21-09-2026,18:29 WIB
Penataan Parkir di Pasar Panorama Bengkulu Berujung Kesepakatan, Titik 28 dan 29 Tak Lagi Tumpang Tindih
Senin 21-09-2026,18:28 WIB
Polda Bengkulu Tangkap Dua Bidan, Diduga Jalankan Bisnis Suntik Putih Ilegal Selama Tiga Tahun
Senin 21-09-2026,18:26 WIB
Dosen dan Mahasiswa FT UNIB Inovasi Sistem Informasi Bank Sampah di Kelurahan Lempuing
Senin 21-09-2026,16:08 WIB