BENGKULU, BE - Hingga saat ini pemerintah Kota Bengkulu belum mengeluarkan atau mengajukan revisi Perda yang dituntut para pedagang yang berasal dari beberapa pasar yang ada di Kota Bengkulu. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, Drs H Tony Alfian, SE saat ini revisi Perda yang dituntut ribuan pedagang tersebut sedang dibahas ditingkat pemerintah Kota Bengkulu. \"Saat ini sedang proses pembahasan, pembahasan yang dilakukan sudah melibatkan berbagai instansi terkait bukan hanya kita sendiri,\" terang Tony. Menurut Tony, pembahasan masih terus dilakukan karena Pemerintah Kota Bengkulu tidak ingin menguntungkan satu pihak saja melainkan semuanya yaitu tidak membebani pedagang serta PAD yang masuk juga maksimal. Sementara itu terkait dengan usulan para pedagang Tony menjelaskan bahwa pihaknya sudah menerima usulan dari pedagang. Ususlan para pedagang tersebut sudah diterima pihaknya sekitar 10 hari lalu. Dan saat ini usulan para pedagang tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan pada pembahasan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bengkulu. \"Kenaikan yang diusulkan pedagang bervariasi dengan persentase mulai dari 14 persen hingga 98 persen,\" jelas Tony. Mencermati dari usulan Pedagang tersebut Tony menjelaskan sangat jauh dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp 4,7 miliar. Menurutnya jika dilakukan penghitungan berdasarkan usulan pedagang tersebut maka PAD yang bisa diambil dari pedaganga hanya sekitar Rp 2,1 miliar. Oleh karena itu pemerintah akan melakukan kajian dan pertimbangan terlebih dahulu. Dan sesuai dengan janji Walikota Bengkulu H Helmi Hasan SE yang menampung semua aspirasi para pedagang. Lebih lanjut ia menjelaskan, ususlan para pedagang tersebut masih terdapat angka-angka gajil yang berpeluang akan menimbulkan masalah atau adanya pungli dikemudian hari sehingga akan dibahas ulang, terkait dengan jangka waktu kapan pembahasan yang dilakukan pemerintah Kota Bengkulu tersebut Tony belum bisa memastikan dan ia berharap agar segera selesai. \"Untuk jangka waktunya kita belum tahu, namun kita berharap masalah ini cepat selesai,\" harap Tony.(251)
Perda Pasar Masih Digodok
Jumat 09-05-2014,10:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Senin 28-09-2026,09:53 WIB
Mantan Kadis Disparpora Kepahiang Jadi Tersangka, Kerugian Negara Rp1,6 Miliar
Senin 28-09-2026,14:03 WIB
Dugaan Penyimpangan Anggaran di Sekretariat DPRD Lebong Dilaporkan ke Kejati Bengkulu
Senin 28-09-2026,14:16 WIB
Kartini Bekasi Sulap Limbah Plastik Jadi BBM
Terkini
Senin 28-09-2026,20:32 WIB
Lebong dan Rejang Lebong: Jangan terburu-buru buka hutan, bangun ekonomi hijau berbasis karbon
Senin 28-09-2026,16:30 WIB
Dirlantas Polda Bengkulu Naik Podium di Kejurnas Dragbike, Buktikan Usia Bukan Batasan Berprestasi
Senin 28-09-2026,14:25 WIB
Mempercepat Operasional Kopdes Merah Putih
Senin 28-09-2026,14:22 WIB
Meningkatkan Kemampuan Siswa Sesuai Standar PISA
Senin 28-09-2026,14:19 WIB