BENTENG, BE – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Yantje Yohanes SSos mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pendatan terhadap jumlah tenaga asing yang diperkerjakan di perusahaan di Kabupaten Benteng, baik di bidang tambang batu bara maupun perkebunan di Bumi maroba Kite Maju itu. Pasalnya, sejauh ini belum diketahui secara rill berapa jumlah tenaga kerja asing yang diperkerjakan di perusahaan di Benteng. Kendalanya, saat ini pihak Kesbangpol tengah menunggu SK bupati Benteng, H Ferry Ramli SH MH terkait tim pendataan Tenaga Kerja Asing (TKA) tersebut. \"Kalau SK sudah keluar, kita bersama tim akan langsung melakukan pendataan,\" ungkapnya. Menurutnya, tim pengawasan pekerja TKA itu, terdiri dari Bupati Benteng, Kesbangpol, Dinsosnakertrrans, Kejari, Dandim, Polres Bengkulu Utara, Imigrasi dan instansi terkait lainnya. Dasar hukumnya melakukan pendataan TKA ini berpedoman dari Permendagri no 50 tahun 2009 tentang pengawasan tenaga kerja asing. Sebab, selama ini pengawasan terhadap TKA di Benteng ini belum pernah dilakukan. \"Tim inilah yang akan mendata jumlah TKA di Benteng ini,\" kata Yantje Yohanes. Diterangkannya, diperkirakan perusahaan yang mengunakan TKA namun belum melaporkan kepada pihaknya. Seperti, PT Pixiang, Danau Mas Hitam, Inti Bara Permai (IBP) dan lainnya. Padahal sudah diketahui oleh kalangan masyarakat jika mayoritas perusahaan khususnya di bidang tambang di Benteng ini mengunakan TKA tersebut. \"Jika tim langsung melakukan pendataan, maka tidak alasan lagi bagi perusahaan untuk tidak memberikan data TKA itu. Karena, jika tidak dilakukan secara tim maka pihak perusahaan tambang tidak mau memberikan data itu,\" kata Yantje Yohanes. Ia menambahkan, jika sudah mendapatkan data final atau pasti terhadap jumlah TKA yang diperkerjakan di Benteng ini maka akan mempermudahkan bagi pihaknya untuk melakukan pengawasan terhadap TKA ini. Sebab, jika terjadi hal - hal yang tidak diinginkan oleh TKA dan pihaknya tidak memegang data maka akan fatal. Oleh sebab itu, dilakukan pendataan terhadap TKA itu pada tahun 2014 ini. \"Kedepannya, TKA di Benteng ini akan kita awasi setiap bulannya,\" kata Yantje Yohanes.(111)
Jumlah Tenaga Asing Didata
Kamis 08-05-2014,14:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB