BENGKULU, BE - Tiga orang siswa SMP terpaksa harus menjalani Ujian Nasional (UN) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Bengkulu. Mereka adalah AWA, YH, dan AP. Dua diantaranya merupakan siswa SMP terbuka Muara Bangkahulu dan seorang lagi berasal dari SMP terbuka Gading Cempaka. “Untuk hari ini (kemarin,red), para siswa ini mengerjakan ujian Matematika,\" ujar Kepala Lapas, FA Widyo Putranto Bc Ip, kepada Bengkulu Ekspress, kemarin. Meskipun berstatus sebagai tahanan dan narapidana, para siswa tersebut juga mendapatkan bimbingan belajar layaknya siswa yang ada di sekolah umum. Bimbingan belajar itu dilaksanakan setiap hari Jumat sore. \"Selain itu, para siswa juga melakukan persiapan lainnya secara pribadi,\" tambahnya. Widyo menerangkan, ketiga siswa SMP ini terjerat pasal 362 atau kasus penjambretan yang dilakukan beberapa bulan yang lalu. walau tak bersamaan. Dua di antaranya telah divonis 5 bulan penjara, dan yang seorang lagi masih dalam proses persidangan. “Kasusnya ini ringan, cuma maling HP saja. Seharusnya anak yang terlibat kasus ringan seperti ini tak perlu dipenjarakan,\" jelas Kalapas prihatin. Hal tersebut, kata Widyo, akan sangat berpengaruh pada mental (psikologis) dan masa depan anak tersebut di kemudian hari. Status sebagai seorang tahanan akan selalu melekat pada seseorang, misalnya pada saat mengurus SKCK (Surat Keterangan Catatan Kriminal). \"Bagaimana pun status pernah menjadi seorang tahanan akan membekas seumur hidup, dan ini akan mempengaruhi masa depan, pergaulan, dan pekerjaannya mendatang,” ujarnya. Para siswa tersebut menjalani ujian seperti para siswa lainnya. Ada tiga pengawas yang mengawasi para anak tersebut saat mengerjakan soal. Diantaranya, dua guru dari SMPN 17 dan satu guru dari SMPN 16 Kota Bengkulu. Soal yang diberikan kepada siswa juga berrbeda paketnya. Sama seperti siswa lainnya, para siswa mengerjakan lempat mata ujian. Diantaranya, pada hari pertama Bahasa Indonesia, kemudian Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada hari terakhir. (609)
Tiga siswa UN di Lapas
Rabu 07-05-2014,21:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,12:22 WIB
Rifai Buka Akses Alsintan, Lahan Pertanian Tak Boleh Menganggur
Rabu 01-04-2026,12:02 WIB
Kepala Perpustakaan Bengkulu Selatan Berganti, Bupati Tekankan Minat Baca
Rabu 01-04-2026,14:15 WIB
Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Bengkulu Tekankan Prioritas Infrastruktur dan Pariwisata
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB
Bupati Seluma Sambut Kunjungan Menhan, Tinjau Batalyon 891/TP
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,15:54 WIB
Wacana Sekolah Daring 1 April Batal, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan KBM Tetap Tatap Muka
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB