AIR RAMI, BE– Ratusan warga di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, terpaksa menutup jalan yang biasa dilintasi kendaraan – kendaraan PT Daria Dharma Pratama (DDP) Ipuh. Ini dikarenakan permohonan yang disampaikan masyarakat di desa itu kepada PT DDP tidak diindahkan. Mulai dari meminta supaya jalan rusak diperbaiki dan mempertanyakan atas ganti rugi eks lahan PT Bina Bumi Sejahtera (BBS), yang dilakukan pihak perusahaan dan dibayarkan kepada puluhan oknum yang tidak diketahui asal usulnya dan bukan penggarap pertama. Pemortalan jalan itu dijalan poros desa setempat, kemarin (29/4) pagi sekitar pukul 08.15 WIB hingga sore kemarin masih berlangsung. Warga menutup jalan dengan menggunakan kayu dan balok dan dijaga ratusan orang. “ Pemortalan jalan yang langsung dilakukan ratusan warga itu akan berlangsung berhari – hari. Jika tidak ada realisasi dari pihak perusahaan tersebut,” tegas Kades Bukit Harapan, Bambang Irwanto. Dijelaskan Kades, permasalah itu sudah lama dan telah disampaikan kepada pihak perusahaan. Hanya saja, usulan dari warga itu tidak digubris dan seakan – akan warga tidak diperdulikan. Luas lahan eks PT BBS yang dulunya ditanami coklat dengan luas sekitar sekitar 1000 hektar itu telah dilakukan aktifitas penanaman sawit oleh PT DDP. Lahan yang diganti rugi oleh perusahaan kepada oknum yang tidak dikenal dan mengaku menggarap terlebih dahulu sekitar 100 hektar. Padahal, ratusan warganya yang pertama kali menggarap. Itu pun setelah eks PT BBS tidak lagi beraktifitas. “Ketika warga kami yang menggarap ada edaran dari kecamatan supaya tidak diperbolehkan. Warga pun mundur dan tidak lagi beraktifitas menaman padi dan lainnya. Tiba – tiba ada ganti rugi garap diatas lahan tersebut yang dilakukan pihak perusahaan. Kita mempertanyakan ada apa dengan lokasi eks PT BBS itu,” tanyanya. Ia menyampaikan masyarakat tidak mengharap banyak. Sebagai desa penyangga supaya pihak perusahaan memperhatikan masyarakat di desanya. Mulai dari adanya perbaikan jalan dan incam bagi desa. Yang selama ini belum sama sekali dilakukan pihak perusahaan yang bersangkutan. “ Yang jelas jika permohonan warga tidak direalisasikan, pemortalan jalan tetap berlangsung,” demikian Kades. (900)
Ratusan Warga Blokir Jalan
Rabu 30-04-2014,19:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 12-10-2026,12:10 WIB
8 Ciri Rumah yang Dipercaya Membawa Rezeki dan Membantu Bebas Utang
Senin 12-10-2026,07:00 WIB
Rosi Dahlia Raih Kategori Terbaik Bencoolen Fashion Week 2026, BSI Bengkulu Sabet Dua Penghargaan
Senin 12-10-2026,11:34 WIB
Mengkhawatirkan! 9 dari 10 Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Diobati
Senin 12-10-2026,11:26 WIB
KORPRI Night Run 2026 Bukan Sekadar Lari, Ada Donasi untuk Korban Gempa
Senin 12-10-2026,11:09 WIB
Karhutla Tak Kunjung Padam Sejak Agustus, Pemerintah Kerahkan Satgas Darat dan Udara
Terkini
Senin 12-10-2026,16:21 WIB
Novi Gugat Ahmad Zairi dan Ustaz Syamlan soal Sengketa Tanah di Tanjung Terdana
Senin 12-10-2026,16:16 WIB
DAK Fisik Mukomuko 2027 Hanya Rp24 Miliar, Jauh di Bawah Nonfisik
Senin 12-10-2026,16:12 WIB
Frenky Janes Soroti Pelayanan RSUD Mukomuko, Anggaran Besar Harus Berdampak
Senin 12-10-2026,15:09 WIB
Hotel Santika Bengkulu Hadirkan Empat Menu Spesial Selama Oktober
Senin 12-10-2026,13:39 WIB