BENGKULU, BE - Memasuki triwulan 1 2014 ini, Bengkulu masih terkena dampak dari dinaikkannya suku bunga acuan atau BI Rate hingga angga 7,5 persen. Ini dilihat dari perlambatan penyaluran kredit yang dilakukan perbankan di Bengkulu pada triwulan 1 2014. \"Pada Triwulan 1 2014 ini, kredit perbankan kita hanya tumbuh 17,34 persen, pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan periode triwulan 1 2013 lalu yang tumbuh sebesar 25,24 persen,\" ungkap Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, HM Azhar Achlusyani. Menurut Azhar, dinaikkannya BI Rate merupakan bentuk upaya BI dalam mengendalikan inflasi dari sisi permintaan. Dengan dinaikkannya BI Rate maka permintaan akan barang atapun kredit masyarakat bisa ditekan terutama kredit konsumsi dan investasi dan ini sudah menunjukkan hasilnya dimana Inflasi yang terjadi di Bengkulu sudah mulai mengalami perlambatan, dimana pada akhir tahun 2013 lalu angka inflasi di Bengkulu menyentuh angka 9,94 persen dan turun menjadi 8,34 persen. \"Perlambatan Inflasi ini merupakan dampak positif yang dari kenaikan BI Rate yang masih bertahan hingga saat ini,\" terang Azhar. Sementara itu terkait dengan perkembangan BI Rate kedepannya, Azhar menjelaskan bahwa BI hingga saat ini masih mempertahankan BI Rate di Angka 7,5 persen. Namun menurutnya BI terus melakukan pemantauan terhadap indikator yang yang akan mempengaruhi laju inflasi baik dari dalam maupun luar negeri. Selama masih ada resiko maka BI Rate masih tetap dipertahankan, namun jika inflasi sudah mulai rendah atau stabil maka tidak menutup kemungkinan akan kembali diturunkan. \"Hingga saat ini dewan gubernur masih mempertahankan posisi BI Rate jika kondisi infalsi dan pertumbuhan ekonomi kita kembali membaik maka tidak menutup kemungkinan akan diturunkan kemabali,\" jelasnya. Seperti yang diketahui sebelumnya selama periode tahun 2013 lalu Bank Indonesia telah menaikkan BI Rate sebanyak 5 kali mulai dari Mei 2013 hingga Nopember 2013 sebesar 175 basis poin. Pada Mei BI rate ditetapkan 5,75 persen sedangkan pada Nopember 2013 BI Rate sebesar 7,50 persen.(251)
Penyaluran Kredit Kembali Melambat
Rabu 30-04-2014,10:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB
PKL Masih Berjualan di Badan Jalan, Pemkot Bengkulu Perketat Penertiban di Pasar Panorama
Kamis 23-04-2026,17:44 WIB
Kepemilikan Akta Kelahiran di Bengkulu Tembus 99,2 Persen, Lampaui Target Nasional
Kamis 23-04-2026,17:39 WIB
TMMD ke-122 Seluma Fokus RTLH dan Pembukaan Jalan 8 Kilometer
Terkini
Jumat 24-04-2026,14:01 WIB
Mutasi Polres Mukomuko, Kasat Reskrim hingga Kapolsek Diganti
Jumat 24-04-2026,13:58 WIB
DLH Seluma Tantang PT SSL Lepas Ikan di Kolam Limbah Terakhir
Jumat 24-04-2026,13:55 WIB
Tersangka Asusila Laporkan Oknum Penyidik Polres Kaur ke Polda Bengkulu Usai Menang Praperadilan
Jumat 24-04-2026,13:52 WIB
10 Paket Proyek Seluma Masuk Tahap Lelang, Nilai Capai Rp12,3 Miliar
Jumat 24-04-2026,13:45 WIB