BENGKULU, BE - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bengkulu meminta kepada pemerintah melakukan penataan ketimbang penertiban. Pandangan ini mereka sampaikan seiring dengan ultimatum yang disampaikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu terhadap seluruh PKL yang masih berjualan di badan jalan, akhir-akhir ini. \"Kan katanya membangun tanpa penggusuran. Kalau penertiban itu sama aja dengan penggusuran. Kami berharap pemerintah melakukan penataan, bukan penggusuran,\" kata Muhammad Ali (28), pedagang sate yang mangkal di Jalan KZ Abidin I, kemarin. Meski tahu perbuatannya melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 3 Tahun 2008 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum dalam Wilayah Kota Bengkulu, namun Ali merasa tidak mempunyai pilihan lain. \"Saya ini bahkan untuk jualan ini pinjam duit Samisake (program Dana Bergulir Satu Miliar Satu Kelurahan). Gimana mau saya kembalikan kalau digusur terus,\" ketusnya. Senada disampaikan pedagang buah di Jalan S Parman, Andi (33). Meskipun telah dilarang, namun dirinya tidak patuh begitu saja. Kebutuhan ekonomi keluarga mengharuskan dia untuk kembali berjualan. \"Kami sudah beberapa kali mencari tempat, tapi tidak strategis seperti di sini (Jalan S Parman). Apalagi, pelanggan kami di sini banyak. Kalau pindah tempat, pelanggan malah bingung mencari kami,\" ujar Andi yang mengambil tempat di depan salah satu warung makan milik warga setempat. Disamping resah, umumnya para PKL mengaku rugi dengan adanya penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bengkulu. Pasalnya, setiap kali penertiban dilaksanakan, hasil dagangan para PKL menurun. Kerugian tersebut belum termasuk adanya kerusakan barang dagangan mereka yang diangkut Satpol PP. \"Cobalah mengertikan kami. Kita cari solusinya sama-sama. Toh, orang-orang kayak kami ini juga yang akan memilih pemimpin nanti. Kalau memang kami ini dianggap mengotori jalan, kasih kami tempat yang bagus-bagus kayak di Tapak Padri itu,\" keluhnya. (009)
PKL Minta Ditata, Bukan Digusur
Senin 28-04-2014,13:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB