TUBEI,BE - Untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional diperlukan pengawasan pupuk dan pestisida secara komprehensif. Program melalui penyediaan pupuk dan pestisida yang memenuhi prinsip enam tepat yaitu jenis, jumlah, harga, tempat, waktu dan mutu. Terlebih dalam distribusi pupuk dan pestisida dari tahun ke tahun belum berjalan optimal. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lebong Sumiati SP kepada BE belum lama ini. \"Saat ini kita akan melakukan pemantauan dan peningkatan pengawasan terhadap bahan pangan segar agar aman di konsumsi masyarakat. Kegiatan ini sudah kita lakukan dengan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dan juga sosialisasi melalui penyebaran pamflet tentang residu pestisida pada Pangan Segar dan penyakit-penyakit bahaya yang ditimbulkannya,\" jelas Sumiati. Dikatakannya, makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat harus terjamin dari berbagai pencemaran baik kimia, mikroba dan fisik. Sebab, makanan yang telah tercemar dapat berakibat buruk bagi kesehatan karena menghasilkan mikotoksin yang dapat menyebabkan kanker hati, degenerasi hati, pembengkakan otak, ginjal dan gangguan saraf. \"Sedangkan penerapan teknologi pemupukan berimbang dan penggunaan pestisida yang tepat di tingkat petani berguna untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian sekaligus pendapatan dan kesejahteraan petani,\" katanya. Menurutnya, hal yang diatur oleh pemerintah tentang pengawasan berkaitan dengan pestida adalah distribusi, penggunaan dan pemalsuan pestisida. \"Selain melakukan pembinaan pada masyarakat tani agar tidak mengunakan pestisida berlebihan untuk bahan makanan segar, kegiatan sosialisasi tersebut termasuk penyebaran pamflet dan leaflet akan terus kita lakukan,\" ucapnya. Selain itu, pengawasan bahan makanan segar dimulai ketika masih di tangan petani hingga produk pangan tersebut siap diedarkan. Untuk di Kabupaten Lebong yang patut diwaspadai adalah residu pestisida. Untuk megendalikan residu pestisida ini, langkah yang dapat diambil diantaranya pemilihan jenis pestisida yang aman bagi manusia dan lingkungan, penggunaan dosis dan cara aplikasi yang tepat, serta pemantauan berkala. \"Adapun upaya untuk meminimalkan residu pestisida dapat dilakukan dengan pencucian dan pemasakan,\" pungkasnya.(777)
Penggunaan Pestisida Diawasi
Senin 28-04-2014,10:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,09:41 WIB
Walikota Bengkulu Lantik 10 Kepala OPD Hasil Lelang Jabatan, Berikut Daftarnya
Minggu 12-04-2026,20:41 WIB
Ditengah Tekanan Geopolitik Global, Ekonomi Bengkulu Diprediksi Terus Tumbuh
Minggu 12-04-2026,20:34 WIB
Tim Satgas Damai Cartenz Polres Pegunungan Bintang dan TNI Temukan Ladang Ganja dalam Patroli Taktis
Minggu 12-04-2026,15:38 WIB
Meriah! 480 Peserta Ramaikan Lomba Burung Walikota Cup di HUT ke-307 Kota Bengkulu
Minggu 12-04-2026,15:41 WIB
Pasar di Kota Bengkulu Kembali Semrawut, Wali Kota Siapkan Langkah Tegas
Terkini
Senin 13-04-2026,11:53 WIB
Kemkomdigi Gandeng Startup AI untuk Tangani Judi Online dan Kualitas Informasi
Senin 13-04-2026,09:49 WIB
Isu Pemecatan PPPK Mukomuko Hoaks! Sekda: Nasib Pegawai Aman
Senin 13-04-2026,09:41 WIB
Walikota Bengkulu Lantik 10 Kepala OPD Hasil Lelang Jabatan, Berikut Daftarnya
Senin 13-04-2026,09:32 WIB
Erna Sari Dewi Pindah ke Komisi V, DPRD Harap Bantu Infrastruktur Bengkulu Selatan
Minggu 12-04-2026,23:31 WIB