BENGKULU, BE - Masa kampanye dan Pemilu legislatif telah usai. Namun ternyata, masalahnya belum usai. Paku-paku yang digunakan untuk memasang baliho atau spanduk masih tersisa menempel di pohon. Hal ini lah yang melatar belakangi mahasiswa yang berasal dari Organisasi Mahasiswa Unib Mapetala (Mahasiswa Pencinta Alam) melakukan aksi cabut paku di pohon di Jalan Raya Kota Bengkulu, kemarin. \"Kita ingin mengajak masyarakat agar sadar bahwa pohon sangat penting untuk kehidupan,\" kata Koordinator Lapangan, Awang Khonefi. Awang menerangkan telah mendapatkan izin dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bengkulu untuk melakukan aksi tersebut. Pasalnya, banyak paku-paku yang masih menempel di pohon bekas baliho dan spanduk tersebut merusak kulit luar pohon. Dikatakan Awan, ketika kulit luar dan ari pohon terluka, maka sangat mungkin pohon tersebut akan mati. Pada aksi yang dilakukan kemarin, Mapetala menemukan dua pohon yang mati akibat tertusuk paku. \"Makanya Pemilu mendatang. kami harap para peserta kampanye tidak memasang baliho dan spanduk di area yang dilarang,\" himbaunya. Kegiatan yang merupakan rangkaian hari bumi tersebut masih akan dilanjutkan dengan beberapa kegiatan lainnya. Awang mengatakan, pada Senin mendatang, Mapetalajuga akan mengadakan lomba daur ulang sampah organik dan anorganik serta pameran hasil karya dari daur ulang sampah tersebut. \"Kegiatan ini melibatkan seluruh civitas akademika kampus Unib dan seluruh siswa SMA yang ada di Kota Bengkulu,\" imbuhnya. Tak hanya itu, Mapetala juga sedang melakukan negoisasi kepada Rektor Bengkulu untuk melakukan aksi sehari tanpa kendaraan di Unib. Hal ini untuk mengurangi emisi karbon. Namun hingga saat ini, Awang mengatakan pihak rektorat Unib belum mencapai kata sepakat untuk kegiatan Mapetala ini. \"Alasannya sih kalau satu hari tanpa kendaraan tidak erektif. Padahal yang harus kita sadari, kampus adalah penghasil karbon tertinggi, karena paling banyak menampung kendaraan, baik roda dua dan roda empat,\" pungkasnya. (609)
Mahasiswa Aksi Cabut Paku
Jumat 25-04-2014,15:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB