BENGKULU, BE- Proses pemindaian Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khusus ujian kompetensi telah tuntas. Sementara khusus LJUN SMA/MA dan paket C mendekati tuntas. Sedangkan pemindaian dari remot area seperti SMA 1 pulau Enggano, Bengkulu Utara harus tertunda karena terkendala akses transportasi. Seperti diketahui, proses pemindaian LJUN dibagi dalam dua tempat, yakni di Universitas Bengkulu dan Dispendik Bengkulu khusus pemindaian LJUN uji kompetensi SMK. \"Pemindaian dilakukan terpisah, Uji kompetensi dilakukan di SMK dan ujian nasional umum di Unib, \" kata Bagian Komputerisasi Data Dispendik Bengkulu, Sumarni kepada BE, kemarin. Dikatakanya, sedikitnya 6.000 LJUN uji kompetensi SMK dari berbagai jurusan telah tuntas dikerjakan dalam tempo sehari semalam. Pemindaian itu dengan melibatkan enam personil Dispendik. Hasil pemindaian itu telah dicocokkan dengan data base, dan saat ini sudah dibuat dalam bentuk soft copy yang selanjutnya akan dibawa panitia UN ke Jakarta untuk pemberian scoring. \"Kita hanya mengerjakan untuk uji kompetensi SMK saja, dan untuk SMA/MA dan Paket C menjadi tanggungjawab Unib,\" tegasnya. Disisi lain, Wakil ketua koordinator pengawas Ujian Nasional PTN unib, Prof. Dr Ir Priyono Prawito saat dikonfirmasi mengatakan, pemindaian LJUN untuk SMA/MA dan SMK sudah tuntas,saat ini tim pemindai tengah fokus pengerjaan LJUN paket C dan ujian susulan. \"Secara umum pemindaian UN sudah 90 persen saja, \" cetusnya saat dihubungi BE kemarin. Pemindaian LJUN tahun ini, kata Priyono lebih cepat dibanding tahun sebelumnya, hal ini didukung dari kualitas kertas dengan ketebalan 100 gram, serta dukungan fasilitas mesin scaner yang disediakan sebanyak empat unit. Selama dalam pemindaian itu, tim panitia tidak menemukan kendala yang berarti, walau ditemukan kesalahan dalam menghitamkan bulatan pada LJUN, namun tidak fatal dan masih terbaca. \"Hanya ada beberapa identitas saja yang tidak terbaca karena salah menghitamkan saja. Kesalahan pengisian identitas itu terbanyak terjadi pada siswa program paket C, \" katanya. Ditanya soal pemindaian LJUN SMAN 1 Pulau Enggano, Priyono menegaskan, pihaknya terpaksa melakukan penundaan. Karena LJUN dilokasi itu harus dikirim ke Unib berdasarkan jadwal transportasi laut. Meskipun begitu Unib telah melakukan pemindaian LJUN sejumlah mata pelajaran UN utama, sedangkan hasil LJUN susulan khusus Bahasa Inggris masih menunggu. Karena LJUN mata pelajaran Bahasa Inggris sebagian sudah dipindai, saat ini masih menunggu LJUN UN susulan. LJUN susulan itu menggunakan LJUN berbeda. Namun, tetap saja hasilnya akan digabungkan. Seluruh hasil pindaian yang sudah dilakukan, akan dicroscek ulang dan dicocokkan dengan data base yang ada, sehingga saat pengscoran itu tidak terjadi kendala kembali. Setelah semuanya tuntas, secepatnya hasil pemindaian akan di kirim ke panitia UN jakarta untuk pengskoran. (247)
Pemindaian LJUN SMK Tuntas
Rabu 23-04-2014,21:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 20-10-2026,11:29 WIB
15 Contoh Soal TKA Sejarah SMA 2026 Lengkap dengan Jawaban, Yuk Latihan Sebelum Ujian!
Selasa 20-10-2026,11:34 WIB
Terungkap! Ini Alasan Arab Saudi Eksekusi Pria dan Wanita Bangladesh dalam Kasus di Masjid Mekkah
Selasa 20-10-2026,10:53 WIB
Ingin Lepas dari Rokok? Ini Berbagai Cara Berhenti dan Risiko yang Mengintai
Selasa 20-10-2026,11:02 WIB
Dari Gangguan Lambung hingga Kanker Usus, Kenali Gejala dan Penanganannya
Selasa 20-10-2026,11:11 WIB
Midnight Delivery Hadir, iPhone 18 Pro Bisa Sampai Rumah Pukul 02.00 WIB
Terkini
Selasa 20-10-2026,16:27 WIB
Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Bengkulu Gelar Polsanak Dua Kali Sepekan
Selasa 20-10-2026,16:20 WIB
Warga Tionghoa Dukung Revitalisasi Kampung Cina, Berharap Kembali Ramai Pengunjung
Selasa 20-10-2026,16:14 WIB
Bunda PAUD Kota Bengkulu Finalisasi Grand Design Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Selasa 20-10-2026,16:11 WIB
Masih Dievaluasi Pemprov, Pemkot Bengkulu Kebut Persiapan KegiatanAPBD Perubahan 2026
Selasa 20-10-2026,15:18 WIB