CURUP, BE - Selisih perhitungan suara antara calon legislatif dalam satu partai politik dinilai menjadi pemicu konflik perhitungan suara hasil Pemilu legislatif tahun 2014. Terbukti, sebanyak 3 partai politik diantaranya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta dilakukan evaluasi perhitungan suara Caleg dalam 1 partai. Hal itu tertuang dalam berita acara keberatan yang ditandatangani partai politik yang mengaku keberatan terhadap hasil pleno KPU Rejang Lebong yang berakhir, Senin (21/04) di Sekretariat KPU RL Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Dwi Tunggal, kemarin. \"Parpol yang keberatan dengan hasil rekapitulasi perhitungan suara Pleno, akan kita akomodir mengisi formulir keberatan. Keberatan bisa diajukan nantinya hingga Mahkamah Konstitusi,” tegas Divisi Hukum dan Pengawasan KPU RL, Halid Safullah, SH. Rekapitulasi hasil perhitungan suara disahkan atas persetujuan seluruh saksi Partai Politik (Parpol) meskipun 4 Parpol masih menyatakan keberatan. Sementara itu, debat antar partai politik dan Komioner KPU juga sempat mewarnai ketegangan saat pleno KPU RL. Saksi PPP menuding telah terjadi kesalahan perhitungan oleh penyelenggara Pemilu di bagian bawah sehingga menguntungkan salah satu partai. Dalam kesempatan tersebut, saksi dari PPP, Sikin menuding partai yang diuntungkan adalah PAN. Kasus ini terjadi di Dapil 3 yang meliputi Kota Padang, PUT, SBI, SBU dan Binduriang. “PPP dan PAN berpeluang memperebutkan kursi terakhir di Dapil 3. Dari hasil penyelidikan kami, dugaan kesalahan rekapitulasi oleh penyelenggara telah menguntungkan PAN yang mendapat kelebihan suara hingga 75 suara,” ungkap Sikin. Ketua KPU RL, M Saleh, S.Ag, MM yang mencoba untuk memberi penjelasan, ternyata tidak dapat diterima oleh Sikin. Sehingga perdebatan tidak terhindarkan, suasana sidang pleno yang sempat memanas dapat kondusif kembali setelah Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan memberi penjelasan dan pemahaman kepada para saksi yang memberi sanggahan. \"Tanggal 11-13 Mei mendatang kita akan menetapkan bilangan pembagi pemilih (BPP), jadi partai yang masih belum puas bisa diselesaikan sebelum penetapan BPP,\" tegas Halid. (999)
Caleg 1 Partai Potensi Konflik
Selasa 22-04-2014,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 27-10-2026,14:08 WIB
DWP Bengkulu Dikukuhkan, Herwan Antoni Dorong Program Nyata untuk Perempuan dan Keluarga
Selasa 27-10-2026,13:32 WIB
UNIB Terapkan Mesin Pencacah Limbah Organik, Dorong Produksi Pupuk Organik di Kandang Limun
Selasa 27-10-2026,14:03 WIB
Warga Kaur Diduga Edarkan 2 Kg Ganja di Bengkulu, Polisi Temukan Sabu di Kamar Kos
Selasa 27-10-2026,14:14 WIB
Pemkot Bengkulu Kebut Penataan Eks Mess Pemprov, Tahap Pertama Ditargetkan Selesai Akhir 2026
Selasa 27-10-2026,13:33 WIB
BI dan Pemprov Bengkulu Bahas Strategi Optimalkan Ekspor CPO Daerah
Terkini
Rabu 28-10-2026,10:20 WIB
Inovasi Baru BRIN, Tepung Singkong Bakal Diuji untuk Padamkan Karhutla
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB