CURUP, BE - Minimnya anggaran penyelenggaraan pemilihan umum legislatif (Pileg) 2014, menulai keluhan dari penyelenggara pemilu di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS). Seperti diungkap Ketua PPS Kelurahan Dwi Tunggal Nasrul Armaz kepada wartawan, Kamis (10/4). \"Untuk penyelenggaraan pleno saja, kami hanya memiliki anggaran Rp 400 ribu, untuk dua kali pleno. Bayangkan saja bisa apa anggaran tersebut,\" ungkapnya. Anggaran tersebut, sambung Nasrul, sangat kecil dan tidak sebanding dengan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada penyelenggara Pemilu. \"Kami menyayangkan tidak adanya perhatian pemerintah, untuk mendukung penyelenggaraan Pemilu,\" sesalnya. Terkait kondisi tersebut, Komisioner KPU Rejang Lebong, Halid Saifullah, SH membenarkan kondisi anggaran penyelenggara Pemilu tersebut. \"Itu sudah dari APBN seperti itu, hanya saja dukungan pemerintah daerah untuk anggaran tidak dibenarkan memberikan dana dalam bentuk hibah kepada penyelenggara pemilu,\" jawabnya.
PPS Keluhkan Anggaran
Jumat 11-04-2014,12:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 08-08-2026,17:38 WIB
Peringati HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Kodim 0408/BS Ziarah ke TMP Semaku
Sabtu 08-08-2026,17:37 WIB
12 Tahun Mengabdi Tanpa BPJS dan THR, Kini Pesangon Dipertanyakan, Begini Respons Pihak SDIT Rabbani
Sabtu 08-08-2026,17:40 WIB
Genjot Estetika Pusat Kota, Dinas PUPR Mukomuko Tancap Gas Penataan Kawasan Bundaran
Terkini
Sabtu 08-08-2026,17:40 WIB
Genjot Estetika Pusat Kota, Dinas PUPR Mukomuko Tancap Gas Penataan Kawasan Bundaran
Sabtu 08-08-2026,17:38 WIB
Peringati HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Kodim 0408/BS Ziarah ke TMP Semaku
Sabtu 08-08-2026,17:37 WIB
12 Tahun Mengabdi Tanpa BPJS dan THR, Kini Pesangon Dipertanyakan, Begini Respons Pihak SDIT Rabbani
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB