AMEN, BE – Sejumlah petani di Kabupaten Lebong mulai mengeluhkan serangan hama tikus yang memangsa tanaman padi mereka yang baru berusia 18 hari. Seperti yang disampaikan Badril Huda (45), salah satu petani dari Desa Sukaraja Kecamatan Amen yang belakangan mulai resah dengan serangan hama tikus yang mulai menyerang 3 petak lebih lahan sawahnya. Dijelaskan Badril, serangan hama tikus tersebut sudah berlangsung sejak satu minggu belakangan ini. Dalam hal ini, hama tikus menyerang tanaman padi yang rata-rata baru berusia 18 hari. \"Baru sekitar seminggu ini padi saya diserang hama tikus. Ini sudah hampir 4 petak sawah saya diserang tikus. Tapi masih untung serangan hama tikus kali ini tidak seperti musim tanam kedua, tanaman padi yang diserang tikus tidak sebanyak tanam kedua tahun lalu,\" jelasnya. Guna mengantisipasi hama tikus tersebut, Badril mengaku menggunakan racun tikus yang diletakkan dalam lobang-lobang yang menjadi sarang tikus di pematang sawah. \"Beberapa hari ini saya memang menemukan bangkai tikus, yang memakan racun tikus yang saya letakan dalam lobang-lobang tikus di pematang sawah. Mudah-mudahan kalau tanaman padi ini sudah tua biasanya tidak lagi diserang tikus,\" kata Badril. Atas kondisi tersebut, Badril berharap pemerintah daerah bisa memberikan mereka bantuan berupa racun tikus di setiap musim tanam. Hal ini untuk mengantisipasi serangan hama tikus secara besar-besaran disaat musim tanam. Apalagi memang tikus merupakan hama paling utama sebagai musuh petani di Lebong. \"Mudah-mudahan saja serangan tikus ini tidak sampai secara massal, hanya beberapa ekor saja yang menyerang tanaman padi saya. Saya juga sudah berusaha sendiri mengantisipasi dengan menebar racun tikus di lobang-lobang yang merupakan tempat bersarang hama tikus. Ini untuk mengantisipasi serangan hama tikus yang semakin besar,\" pungkasnya.(777)
Padi di Lebong Diserang Tikus
Senin 07-04-2014,16:01 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,14:09 WIB
Bupati Lebong Ajak ASN Wujudkan Ekonomi Hijau dan Transformasi Digital untuk Percepatan Pelayanan Publik
Terkini
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,15:12 WIB