JAKARTA - Pernyataan bendahara pribadi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Yayah Rodiah yang menyebut Wakil Gubernur Banten Rano Karno pernah menerima uang Rp 1,25 miliar dinilai bisa mengancam elektabilitas PDI Perjuangan. Menurut Burhanuddin Muhtadi, Pengamat Politik Indikator Politik Indonesia, isu korupsi merupakan isu seksi dan punya efek elektoral tinggi. Bahkan pengaruhnya akan besar bagi PDIP jika informasinya diketahui masyarakat luas. \"Soal Rano disebut menerima dana keluarga Atut, itu diketahui secara luas, efeknya akan terjadi pada PDIP,\" kata Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Jumat (4/4). Sebaliknya, efeknya tidak akan besar jika informasi itu hanya diketahui sedikit orang. Dia mencontohkan persepsi masyarakat terhadap Partai Demokrat yang tiga tahun terakhir diserang isu korupsi sejumlah kader dan elitnya. \"Bagaimana persepsi publik pada Demokrat sebagai partai terkorup, padahal katanya belum tentu. selama 3 tahun lebih Demokrat diperbincangkan kasus-kasus yang melibatkan elitenya,\" jelas Burhanuddin. (fat/jpnn)
Kasus Rano Bisa Jadi Ancaman Bagi PDIP
Jumat 04-04-2014,19:14 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,14:55 WIB
Bukan Sekadar Pencernaan, Kesehatan Usus Juga Memengaruhi Metabolisme Tubuh!
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,15:09 WIB
Tampil Elegan dan Memikat, Ini Tips Memadukan Parfum dengan Perhiasan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 16 Bandara di Papua Terdampak
Jumat 16-10-2026,13:20 WIB
Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap dan Rantis Baracuda Sisir Desa Kampung Jeruk Binduriang
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:01 WIB
Eks Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota, Pemkot Bengkulu Targetkan Pekerjaan Utama Rampung Akhir 2026
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:40 WIB
Mess Pemda Berpotensi Jadi Ikon Baru Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu
Jumat 16-10-2026,16:35 WIB
Kabut Asap Karhutla Tak Kunjung Hilang, Warga Samarinda Khawatirkan Nasib Orangutan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB