BENGKULU, BE - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bengkulu, kemarin (1/4), menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) program adiwiyata yang diikuti oleh puluhan peserta dari BLH, Dinas Pendidikan, Kemenag kabupaten/kota serta sekolah yang diusulkan mengikuti program adiwiyata. Sekolah Adiwiyata merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang bertujuan mengembangkan sekolah berwawasan lingkungan. Seperti menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan asri serta mengolah sampah menjad bernilai ekonomis. Kegiatan yang digelar di Extra Hotel ini diisi oleh pemateri yang berkompeten, seperti Kepala BLH Provinsi Bengkulu, H Iskandar ZO SH MSi, Dewan Pembina Program Adiwiyata sekaligus dosen Kehutanan Unib, Dr Gunggung Senoaji SHut MP dan dari Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Diknas Provinsi, H Irwan SE MM. Dalam kesempatan itu, Iskandar ZO menyampakan bahwa tahun 2013 lalu, sebanyak 5 sekolah dari Bengkulu berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Kelimanya adalah SDN 1 Kota Bengkulu, SMPN 1 Kota Bengkulu, SMPN 4 Kota Bengkulu, MAN 2 Kota Bengkulu SMKN 2 Kepahiang. Dan tahun ini, BLH Provinsi Bengkulu menargetkan jumlah sekolah Adiwiyata tersebut semakin banyak. \"Kita targetkan sekolah adiwiyata di Bengkulu sebanyak mungkin dan mendapatkan penghargaan nasional,\" ungkapnya. Ia menjelaskan, semua sekolah bisa menjadi sekolah Adiwiyata Nasional, asalkan memenuhi beberapa kriteria, seperti semua warga sekolah memiliki kepedulian terhadap lingkungan, memiliki komitmen untuk menjaga kebersihan dan kesejukan lingkungan sekolah, memiliki taman sekolah, mengolah sampah menjadi kompos dan beberapa persyaratan lainnya. \"Untuk menjadi Sekolah Adiwiyata pun tidak bisa didapat dengan serta merta, melainkan harus melalui tiga tahap penilaian. Pertama, penilaian dilakukan oleh tim yang terdapat di kabupaten/kota, kedua, dilakukan tim pembina atau penilai dari tingkat provinsi dan ketiga, dinilai oleh tim dari pusat. Jika dari ketiga penilaian ini mendapatkan nilai yang bagus, maka sekolah tersebut diusulkan ke pusat untuk memperoleh Adiwiyata nasional,\" terangnya. Sementara itu, pemateri berikutnya Dr Gunggung Senoaji SHut MP menyampaikan kondisi Bengkulu yang sudah terjadi pencemaran lingkungan akibat pengolahan sampah yang tidak baik. \"Saat ini sampah semakin tak terkendali menyebabkan pencermaran udara dan air. Selain itu, tanaman hijau atau pepohonan pun semakin berkurang,\" ujarnya. Menurutnya, ia menyampaikan hal tersebut agar para dewan guru menyampaikan kepada murid-muridnya agar paham akan pencemaran. \"Program Adiwiyata ini mengimplementasikan bahwa sekolah itu tidak mesti di dalam ruangan, tapi langsung aktion di lapangan dalam suasa yang hijau,\" pungkasnya. (400)
BLH Sosialisasi & Bimtek Adiwiyata
Rabu 02-04-2014,14:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,14:23 WIB
Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat 'You Only Need One' untuk Ramadan dan Idulfitri
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,14:35 WIB
Aspirasi Daerah Menggema di Senayan, Dari Persoalan Tenaga Honorer Hingga Ketimpangan Layanan Publik
Minggu 15-03-2026,14:47 WIB
Tol Bengkulu Mulai Dilintasi Para Pemudik Lebaran 2026
Minggu 15-03-2026,14:29 WIB
Ribuan UMKM di Kota Bengkulu Belum Berizin, Dinas Koperasi Dorong Pelaku Usaha Urus NIB
Terkini
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,19:47 WIB
HUT Kota Bengkulu ke-306 Digelar Usai Lebaran, Ada Kegiatan Rakyat
Minggu 15-03-2026,19:45 WIB
Walikota Cup Bengkulu 2026 Digelar di Pantai Panjang, Siapkan Dua Motor untuk Juara Murai Batu
Minggu 15-03-2026,19:42 WIB
Indosat Prediksi Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran, Jaringan di Sumatra Diperkuat
Minggu 15-03-2026,19:36 WIB