BENTENG, BE - Masa tenang nanti merupakan waktu yang sangat rawan terjadi pelanggaran pemilihan legislatif (Pileg). Pelanggaran itu seperti, money politik, serangan fajar dan bentuk pelanggaran lain. Oleh sebab itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) membentuk tim guna mengawasi kemungkinan terjadinya pelanggaran dimasa tenang tersebut. Tim terdiri dari Kesbangpol Linmas, Polisi, TNI, Panwaslu, KPU dan lembaga lainnya. \"Waktu masa tenang nanti membuat kita harus bekerja ekstra karena kita perkirakan rawan terjadi pelanggaran,\" ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Yantche Yohanes, S.Ip . Pekerjaan tim dalam hal ini sebatas untuk mengamati jika ada caleg yang melakukan pelanggaran. Kalau untuk melakukan tindakan bukan wewenang Kesbangpol Linmas, melainkan, wewenang dari kepolisian, Panwaslu dan lainnya. Selama masa tenang, khusus Kesbangpollinmas menerjunkan sekitar 50 orang personil. Mereka akan mengamati indikasi kecurangan dalam pileg tanggal 9 April nanti. Sebenarnya pengamatan terhadap pelanggaran Pemilu sudah dilakukan oleh Kesbangollinmas sejak masa kampanye dimulai. Hal itu untuk mengantisipasi kampanye terselubung yang dilakukan oleh partai politik dan Calegnya. Oleh sebab itu, tak heran Kesbangpollinmas hampir setiap malam turun ke lapangan melakukan pengamatan diseluruh desa dan kecamatan di Bumi Maroba Kite Maju ini. \"Sekarang pengamatan itu sudah kita lakukan,\" jelasnya. Yantje pun menghimbau agar Caleg dan Parpol peserta Pileg tahun 2014 ini jujur, bersih serta tidak melakukan pelanggaran. Sehingga, akan tercipta pemilu yang damai, tentram dan adil. Sebab, jika dari caleg dan parpolnya bersikap tidak jujur maka hasilnya akan tidak baik. \"Kita himbau agar seluruh Caleg dan Parpol untuk mentaati aturan yang ada,\" tambahnya. (111)
Masa Tenang Rawan Pelanggaran
Kamis 27-03-2014,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB