BINDURIANG, BE - Jembatan gantung Sungai Kelingi Desa Taba Padang Kecamatan Binduriang, putus dan hanyut terbawa arus. Jembatan yang menghubungkan warga desa untuk kebutuhan ke ladang dan ke kebun itu setiap harinya dilewati ratusan warga. Akibatnya ratusan warga terpaksa memutar arah melewati desa tetangga yang berjarak 3 km. Bahanol (40) warga setempat mengatakan putusnya jembatan gantung yang dibangun tahun 2010 itu disebabkan tertimpa pohon besar yang tumbang akibat angin kencang minggu lalu. Jembatan yang putus itu masuk ke sungai dan menghanyutkan papan serta besi penyangganya,\'\' ungkap Bahanol. Kepala Desa Taba Padang, Raka Dayu Saputra ditemui Bengkulu Ekspress membenarkan bahwa jembatan gantung Sungai Kelingi putus terbawa arus sungai. \'\'Kami sebagai pemerintah desa sangat mengharapkan perhatian serius dari pemerintah daerah, dikarenakan jembatan gantung tersebut merupakan akses satu-satunya alat untuk menyebrang dan alat untuk mengangkut hasil bumi,\'\' ujar Kades. (cw1)
Jembatan Gantung Hanyut
Kamis 27-03-2014,14:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 06-05-2026,17:40 WIB
Peluang Kerja Baru, ARG Travel Bengkulu Buka Lowongan
Rabu 06-05-2026,16:18 WIB
Pemkot Bengkulu Terima Kunjungan PVMBG, Bahas Mitigasi Risiko Gempa dan Bencana Geologi
Rabu 06-05-2026,16:11 WIB
Wakil Rektor III PTS di Bengkulu Tersangka Kasus Penganiayaan, Kampus Belum Ambil Sikap
Rabu 06-05-2026,16:13 WIB
Pemkot Bengkulu Perjuangkan SPAM Regional Tahap II, Targetkan Akses Air Bersih Lebih Luas
Terkini
Rabu 06-05-2026,21:45 WIB
SMK Negeri 3 Seluma Ikuti UKK Versi Industri untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja
Rabu 06-05-2026,17:40 WIB
Peluang Kerja Baru, ARG Travel Bengkulu Buka Lowongan
Rabu 06-05-2026,16:18 WIB
Pemkot Bengkulu Terima Kunjungan PVMBG, Bahas Mitigasi Risiko Gempa dan Bencana Geologi
Rabu 06-05-2026,16:13 WIB