JAKARTA -- Banyaknya pengaduan yang masuk soal keberadaan honorer kategori dua (K2) bodong, membuat Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengambil tindakan tegas. Seluruh data honorer yang disinyalir palsu, langsung diblokir BKN. \"Pengaduan yang masuk lumayan banyak. Tetapi harus kita cek satu-satu karena kadang datanya kurang lengkap. Tapi lumayan membantu karena begitu ada pengaduan datanya langsung kami kunci,\" ungkap Kepala BKN Eko Sutrisno kepada JPNN, Rabu (26/3). Pemblokiran dilakukan agar datanya tidak bisa diproses lanjut untuk pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP). Namun Eko belum merasa perlu membentuk tim Quality Assurance (QA) dan Audit Tujuan Tertentu (ATT). Pasalnya, QA dan ATT akan menelan anggaran cukup banyak dan menyita waktu panjang. \"Cukup kita yang tangani. Begitu ada laporan langkah pertamanya blok dulu. Nanti kalau ada klarifikasi dan tanggung jawab mutlak dari PPK baru dibuka blokirnya. Setelah itu proses bisa dilanjutkan lagi,\" jelasnya. (esy/jpnn)
BKN Blokir Ribuan Data Honorer K2 Bodong
Rabu 26-03-2014,21:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,10:45 WIB
Promo Motor Mulai Rp900 Ribuan Ramaikan Event HOLAHOOP di SMKN 3 Seluma
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:17 WIB
Berkendara Dekat Bukan Berarti Aman, Ini Imbauan Astra Motor Bengkulu soal Safety Riding
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Terkini
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:56 WIB
Helmi Hasan Terima Kunjungan Kapolda Bengkulu, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Rabu 10-06-2026,16:35 WIB