BENGKULU, BE - Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta pertanggungjawaban pihak PT Pelindo II Bengkulu terkait tidak akuratnya data kedalaman alur pelabuhan yang disampaikan. Permintaan pertanggungjawaban itu akan disampaikan dalam rapat yang akan digelar hari ini (24/3), di kantor gubernur Bengkulu. Dalam pertemuan ini, Pemprov akan mengundang semua stakeholder terkait, seperti Kantor Syahbandara dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), TNI AL, Pol Air Polda Bengkulu, dan semua asosiasi pengguna jasa pelabuhan lainnya. \"Kalau diundang kami siap hadir, namun sejauh ini belum ada undangannya,\" kata Advisor Pengendalian Kinerja dan PFSO sekaligus Humas PT Pelindo II Cabang Bengkulu, Mattasar SR SE, Jumat (21/3). Ia juga mengaku tidak takut dengan Pemprov, karena selama ini menurutnya Pemprov belum berperan maksimal untuk memajukan pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Hal itu terbukti masih banyaknya sumber alam Bengkulu yang diekspor tidak melalui Bengkulu, seperti sebagian besar hasil bumi kabupaten, di ekspor melalui Sumatera Barat, sedangkan kekayaan alam lainnya di ekspor melalui Lampung. \"Ini kan tanggung jawab pemerintah daerah. Harusnya gubernur, bupati/walikota mendukung bukan malah mencari-mencari kesalahan Pelindo,\" tegasnya. Sebelumnya, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov, Ir H Edi Waluyo SH MM mengatakan rencana sebelumnya pemanggilan terhadap PT Pelindo itu dilakukan Selasa (18/3), namun karena petinggi Pelindo pusat tengah ada acara di Padang, sehingga ditunda Senin besok (hari ini, red). \"Tujuan pertemuan itu, Pemprov akan meminta pertanggungjawaban Direktur Utama PT Pelindo II Bengkulu, R.J Lino, karena pernyataannya tentang kedalaman alur dan kolam Pelabuhan Pulau Baai tidak sesuai dengan data hasil sounding yang dilakukan tanggal 25-36 Februari lalu. Menurutnya, pemanggilan dan meminta pertanggungjawaban pihak Pelindo itu bertujuan untuk menghindari terjadinya penurunan eksport yang diakibat oleh dangkalnya alur dan kolam pelabuhan. Jika eksport menurun, maka secara langsung akan mengganggu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu. \"Jangan sampai ekspor menurun dari sebelumnya, karena juga akan berdampak pada ekonomi,\" ungkapnya. Untuk diketahui, Dirut PT Pelindo II Bengkulu, R.J. Lino disinyalir telah melakukan pembohongan publik, dan telah membohongi Presiden SBY saat berkunjung ke Bengkulu saat HPN beberapa waktu lalu. Saat itu, Lino menyampaikan kedalaman alur pelabuhan mencapai 14 meter dan bisa dilewati kapal dengan muatan 60 ribu ton. Namun kenyataannya, hasil sounding menyebutkan bahwa kedalam alur hanya 10 meter dan hanya bisa dilewati oleh kapal 33 ribu ton. Bahkan belakangan ini juga terungkap, pihak Pelindo menolak menandatangani berita acara hasil sounding. Pelindo baru bersedia menandatangani berita acara itu, jika beritanya dirubah yang berbunyi kedalam 10 meter bukan di alur, melainkan di pinggir dermaga. Namun tim sounding tidak ada yang bersedia menuruti kemauan Pelindo tersebut. \"Nanti kami akan meminta jawaban dari Pelindo, jangan lagi ada yang ditutup-tutupi,\" imbuhnya. (400)
Pelindo Tantang Pemprov
Senin 24-03-2014,11:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,10:02 WIB
Polres Bengkulu Selatan Masih Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Pantai Pasar Bawah
Kamis 11-06-2026,12:18 WIB
Perkuat Komitmen Antikorupsi Saat SPMB, Pemkot Bengkulu Minta Kepsek Jauhi Pungli dan Gratifikasi
Kamis 11-06-2026,11:46 WIB
Danau Dendam Tak Sudah Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Bengkulu, Pemprov Mulai Penataan Kawasan
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Terkini
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Kamis 11-06-2026,16:10 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Siswa Sekolah Binaan Berkarya Lewat Konten Sustainable Living Saat Libur Sekolah
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,15:45 WIB
Orangtua Senator Destita dan Bupati Seluma Tutup Usia, Dimakamkan di Kampung Halaman Desa Kembang Mumpo
Kamis 11-06-2026,15:15 WIB