BENGKULU, BE - Pemerintah Provinsi Bengkulu membuat kebijakan baru berupa larangan merokok di dalam ruang kerja dan ruangan ber-AC. Saat ini, larangan tersebut masih bersifat imbauan, karena belum ada payung hukumnya seperti Peraturan Gubernur (Pergub) ataupun Peraturan Daerah. \"Imbauan ini selain berlaku bagi semua PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, juga berlaku bagi tamu,\" kata Pelaksana tugas (Plt) Sekdaprov, Drs H Sumardi MM, kemarin. Menurutnya, imbauan tersebut bertujuan untuk menciptakan udara dalam ruang yang sehat, karena sebagian besar PNS pemprov merupakan kaum ibu-ibu. \"Kita kasihan dengan orang yang tidak merokok seperti ibu-ibu. Jika ada yang merokok di dalam ruang, maka semua orang di dalam ruangan itu akan menjadi perokok pasif. Sedangkan efeknya lebih berbahaya perokok pasif dibandingkan perokok aktif,\" ungkapnya. Untuk itu, mantan caretaker Walikota Bengkulu ini mengimbau selurh PNS untuk menghormati hak-hak PNS lainnya yang tidak merokok dengan cara tidak merokok dalam ruang dan ruang ber AC. Dalam waktu dekat, ini gubernur pun akan mengeluarkan surat edaran (SE) tentang imbauan larangan merokok tersebut. \"Sekarang surat edarannya belum ditandatangani gubernur, nanti setelah ditandatangani akan langsung kita edarkan,\" imbuhnya. Menurut pria yang akrab disapa Kombes ini, selain mempedomani surat edaran tersebut, pihaknya juga akan segera mengajukan draf Pergub dan Perda. Namun, setelah Pergub atau Perda di berlakukan, bagi pelanggarnya pun akan dikenakan sanski tegas. \"Nanti akan ada sanksi bagi pelanggarnya. Namun kita juga akan memfasilitasi perokok dengan menyediakan tempat khusus untuk merokok,\" ungkapnya. Tempat merokok itu akan disediakan di setiap kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov, termasuk di kantor gubernur Bengkulu. \"Kita berharap dengan adanya kebijakan ini, PNS khususnya kaum-kaum ibu-ibu lebih sehat karena tidak lagi menjadi perokok pasif selama menjalani rutinitas diruangannya,\" tukasnya.(400)
PNS Pemprov Dilarang Merokok
Rabu 19-03-2014,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB
Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, SU Masih Belum Ditahan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Jumat 06-11-2026,21:04 WIB
Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Milik Dirut KAI pada Agustus 2025, Terkait Kasus Periode 2018–2023
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB