CURUP, BE - Memasuki masa panen kopi, sejumlah aturan diterapkan untuk meminimalisir aksi pencurian terhadap komoditi pertanian andalan masyarakat Rejang Lebong (RL) tersebut. Salah satunya larangan penjualan kopi basah. Kepala Desa Kota Pagu Kecamatan Curup Utara Pendi kepada wartawan, Selasa (18/3) mengatakan, larangan penjualan kopi basah bukan aturan yang baru di wilayah desa yang dipimpinnya tersebut. \"Bukan hanya desa kami, beberapa desa lain seperti Seguring, Tasik Malaya, Tanjung Beringin sudah lebih dari 5 tahun menerapkan aturan seperti itu,\" ungkap Pendi. Dalam aturan itu, sambung Pendi, penjual maupun pembeli kopi basah akan ditindak jika melanggar aturan yang sudah menjadi ketentuan desa tersebut. \"Alhamdulillah sejak ada aturan seperti itu, aksi pencurian kopi di lahan pertanian sudah berkurang bahkan tidak terdengar lagi, kalau sebelum aturan ini diberlakukan kadang kopi yang baru dipanen tersimpan di pondok sudah curi, bahkan buah yang ada di pohon dipanen pelaku pencurian,\" terang Pendi. Larangan penjualan kopi basah ternnyata tidak semuanya berlaku di seluruh wilayah Rejang Lebong, di Kecamatan Selupu Rejang tidak ada aturan tegas soal larangan penjualan kopi basah. Hal itu diungkap Rosmani (54) yang mengaku masih tetap ada penjualan kopi basah di wilayah Selupu Rejang. \"Alhamdulillah di sini tidak ada larangan jual kopi basah, kalo pencurian jarang, jikapun ada bukan warga kami. Begitu juga saat cabe mahal jarang terjadi pencurian cabe,\" terangnya. (999)
Dilarang Jual Kopi Basah
Rabu 19-03-2014,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,11:54 WIB
Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,16:28 WIB
Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital
Senin 26-10-2026,09:47 WIB
Laporan Rahasia CIA Terungkap, Israel Dibayangi Ancaman Perang Saudara! Ini Pemicunya
Senin 26-10-2026,09:37 WIB
Karhutla Didorong Jadi Bencana Nasional, Nuroji Soroti Konsekuensi yang Harus Dipertimbangkan
Terkini
Senin 26-10-2026,16:29 WIB
Pemkot Bengkulu Berpeluang Perpanjang Kontrak PPPK Paruh Waktu
Senin 26-10-2026,16:28 WIB
Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital
Senin 26-10-2026,14:44 WIB
Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,14:31 WIB