BENGKULU, BE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu telah melakukan seleksi calon pengawas (Cawas) untuk jenjang, TK, SD, SMP, SMK dan SMA. Seleksi ini untuk mempersiapkan para pengawas yang memasuki usia pensiun untuk kebutuhan dua tahun mendatang. Meskipun telah dibuka beberapa minggu, khusus untuk pengawas jenjang TK sepertinya tidak diminati. Sekretaris Dikbud, Ir Matriyani Amran MPd pada BE belum lama ini menuturkan, sesuai analisis jabatan, pengawas dibawah Dikbud untuk pengawas SMP 13 orang, SD 14 pengawas, SMA 21 orang dan TK sebanyak 7 orang. Jumlah ini akan terus berkurang setiap tahunnya, karena memasuki masa pensiun. Peserta yang mengikuti seleksi calon pengawas cukup banyak yakni 29 orang guru dan kepala sekolah. Hanya saja pengawas Tingkat TK yang tidak ada peminatnya alias kosong. \'\'Tak diketahui kenapa guru atau kepala sekolah jenjang TK ini enggan mendaftarkan diri, Pun begitu seleksi calon pengawas ini terus dilakukan,\'\' tandasnya. (247)
Cawas TK Tak Diminati
Sabtu 15-03-2014,19:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,14:55 WIB
Bukan Sekadar Pencernaan, Kesehatan Usus Juga Memengaruhi Metabolisme Tubuh!
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,15:09 WIB
Tampil Elegan dan Memikat, Ini Tips Memadukan Parfum dengan Perhiasan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 16 Bandara di Papua Terdampak
Jumat 16-10-2026,13:20 WIB
Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap dan Rantis Baracuda Sisir Desa Kampung Jeruk Binduriang
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:01 WIB
Eks Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota, Pemkot Bengkulu Targetkan Pekerjaan Utama Rampung Akhir 2026
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:40 WIB
Mess Pemda Berpotensi Jadi Ikon Baru Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu
Jumat 16-10-2026,16:35 WIB
Kabut Asap Karhutla Tak Kunjung Hilang, Warga Samarinda Khawatirkan Nasib Orangutan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB