BENGKULU, BE - Puluhan kader Partai Keadilan Sejahterah (PKS)Bengkulu, sore kemarin (14/3) mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) sebagai calon presiden RI. \"Kita meminta kepada DPW PKS untuk mendukung pengukuhan Aher sebagai capres RI dari PKS,\" ungkap Korlap Pendukung Aher Bengkulu, Ahmad Nasti Nasution. Dikatakan Ahmad Nasti, dari ketiga calon yang muncul di PKS; Anis Matta, Aher dan Hidayat Nurwahid, sosok Aher yang dinilai pantas. Karena sudah memiliki rekam jejak dan kapabilitas yang mumpuni untuk diusung menjadi calon presiden RI. Ditambahkan pendukung Aher lainnya, Iip Arifin MTPd, DPP PKS dinilai pihaknya lamban menentukan kandidat calon presiden (capres). Sehingga timbul gerakan pendukung Aher Bengkulu melakukan aksi simpatik di Tugu Pers Kota Bengkulu itu guna meminta DPP PKS segera menunjuk Gubernur Jawa Barat tersebut sebagai calon presiden dari partai dakwah itu. Menurut Iip, aksi dukungan terhadap Aher tersebut bukan hanya karena ia dari Suda, Jawa Barat. Tapi aksi simpatik seperti tersebut juga dilakukan serentak di 33 provinsi di tanah air dengan tema ‘Aher for President’. Di Bengkulu sendiri, pendukung itu terdiri dari para pemuda yang berjumlah puluhan orang tersebut berasal dari berbagai elemen baik pelajar dan mahasiswa serta pendukung klub sepakbola Persib Bandung region Bengkulu. (320)
Kader PKS Deklarasi Aher
Sabtu 15-03-2014,18:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,13:59 WIB
Diguyur Hujan, Upacara Hari Bhayangkara di Polres Mukomuko Tetap Khidmat
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB