Kades Durian Amparan kecamatan Batik Nau, Syafuan mengatakan untuk desa yang Ia pimpin, tidak tersentuh pelayanan publik. Padahal kemajuan desa dibidang peternakan sangat tinggi, termasuk bidang perkebunan. \"Kita ini desa tepencil, jarang sekali tersentuh. Kita harapkan desa terpencil juga dikunjungi oleh pemerintah kabupaten maupun provinsi, \" ujarnya. Ia juga mengatakan, untuk mata pencarian warga Desa trans Durian Amparan sebagian besar adalah petani. Namun untuk warga asli desa tersebut sebagian besar adalah berkebun dan ternak. \" Perhatian pemerintah daerah sangat diharapkan, karena desa ini masih perlu dikembangkan,\" tukasnya.(117)
Butuh Perhatian Pemerintah
Sabtu 15-03-2014,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB