Kades Durian Amparan kecamatan Batik Nau, Syafuan mengatakan untuk desa yang Ia pimpin, tidak tersentuh pelayanan publik. Padahal kemajuan desa dibidang peternakan sangat tinggi, termasuk bidang perkebunan. \"Kita ini desa tepencil, jarang sekali tersentuh. Kita harapkan desa terpencil juga dikunjungi oleh pemerintah kabupaten maupun provinsi, \" ujarnya. Ia juga mengatakan, untuk mata pencarian warga Desa trans Durian Amparan sebagian besar adalah petani. Namun untuk warga asli desa tersebut sebagian besar adalah berkebun dan ternak. \" Perhatian pemerintah daerah sangat diharapkan, karena desa ini masih perlu dikembangkan,\" tukasnya.(117)
Butuh Perhatian Pemerintah
Sabtu 15-03-2014,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,16:17 WIB
Layanan Servis Motor Terbaik, Ribuan Teknisi Bengkel AHASS Asah Kompetensi di Technical Skill Contest
Kamis 30-07-2026,14:21 WIB
Tangis Haru Iringi Bedah Rumah Korban Kebakaran, Syamsu Ihwan: REI Siap Dukung Program Bedah Rumah
Kamis 30-07-2026,14:43 WIB
Standing Instruction Diakui BTN, Dana Rp153 Juta Masih Belum Dicairkan, LPKRI Siap Lapor ke OJK
Kamis 30-07-2026,14:22 WIB
Kemarau Makin Kering, BMKG Imbau Warga Bengkulu Waspadai Kebakaran Lahan dan Hemat Air
Kamis 30-07-2026,14:39 WIB
Jaksa Agung Rotasi Pejabat, Wakajati hingga Dua Kajari di Bengkulu Berganti
Terkini
Kamis 30-07-2026,16:18 WIB
Bangun Rumah Semai Bibit Mangrove, AHM Tumbuhkan Harapan Baru bagi Pesisir Karawang
Kamis 30-07-2026,16:17 WIB
Layanan Servis Motor Terbaik, Ribuan Teknisi Bengkel AHASS Asah Kompetensi di Technical Skill Contest
Kamis 30-07-2026,16:13 WIB
Amankan Poin di Prancis, Ramadhipa Masuk 5 Besar Pebalap Terkencang paruh Musim
Kamis 30-07-2026,16:12 WIB
Era Baru Big Bike Petualang Dimulai, New NX500 Perdana Meluncur di Indonesia
Kamis 30-07-2026,16:09 WIB