Kades Durian Amparan kecamatan Batik Nau, Syafuan mengatakan untuk desa yang Ia pimpin, tidak tersentuh pelayanan publik. Padahal kemajuan desa dibidang peternakan sangat tinggi, termasuk bidang perkebunan. \"Kita ini desa tepencil, jarang sekali tersentuh. Kita harapkan desa terpencil juga dikunjungi oleh pemerintah kabupaten maupun provinsi, \" ujarnya. Ia juga mengatakan, untuk mata pencarian warga Desa trans Durian Amparan sebagian besar adalah petani. Namun untuk warga asli desa tersebut sebagian besar adalah berkebun dan ternak. \" Perhatian pemerintah daerah sangat diharapkan, karena desa ini masih perlu dikembangkan,\" tukasnya.(117)
Butuh Perhatian Pemerintah
Sabtu 15-03-2014,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 03-10-2026,15:08 WIB
Jual Mihol Golongan B-C Tanpa Izin, 2 Tempat Hiburan Malam di Bengkulu Terancam Ditutup
Sabtu 03-10-2026,14:28 WIB
Genap Setahun, Batik Les Plank Perluas Jangkauan hingga Rangkul Gen Z
Sabtu 03-10-2026,14:54 WIB
Naik Turun Motor Bukan Hal Sepele, Astra Motor Bengkulu Ingatkan Tips Keselamatan
Sabtu 03-10-2026,19:21 WIB
AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Produktivitas Sawit Bengkulu di Tengah Luas Kebun 400.000 Hektare
Sabtu 03-10-2026,14:14 WIB
Kota Hadis di Tengah Mihol 40 Persen, Angels Wings Kantongi Izin Golongan B dan C
Terkini
Sabtu 03-10-2026,19:21 WIB
AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Produktivitas Sawit Bengkulu di Tengah Luas Kebun 400.000 Hektare
Sabtu 03-10-2026,15:08 WIB
Jual Mihol Golongan B-C Tanpa Izin, 2 Tempat Hiburan Malam di Bengkulu Terancam Ditutup
Sabtu 03-10-2026,14:59 WIB
Terempas Gelombang di Perairan Linau, Nelayan Asal Kaur Ditemukan Selamat
Sabtu 03-10-2026,14:54 WIB
Naik Turun Motor Bukan Hal Sepele, Astra Motor Bengkulu Ingatkan Tips Keselamatan
Sabtu 03-10-2026,14:50 WIB